Kontes SEO Dan Jasa Ahli Bisnis Online

Jasa Ahli Agen Optimasi

Blog Bisnis Agen Marketing Online Bagi Developer Property

Judul kali ini terkait “Blog Bisnis Agen Marketing Online Bagi Developer Property” yang tidak ada habis-habisnya untuk dibahas. Sebab, bisnis marketing properti berbasis internet canggih yang mengandalkan kinerja 1 buah website atau blog sudah makin banyak di area pusat industri dan bisnis.

 

Blog Agen Bisnis Marketing Online Untuk Developer Property di Medan - Indonesia

 

Tak mengherankan bila raksasa start-up global, 2 (dua) tahun belakangan ini selaku gencar melakukannya di pasar properti Indonesia, terutama dalam hal berinvestasi dengan biaya yang sangat besar, dan bahkan tidak tanggung-tanggung, sekaligus membangun banyak website atau portal untuk jual rumah, lahan/tanah, ruko kios, rusun, apartemen, villa, kondominium, hingga bisnis menyewakan rumah kost yang akhir-akhir ini dikenal luas oleh masyarakat Medan dengan layanan kost harian Medan, hingga dapat disewa untuk mingguan.

 

Namun sampai kapan pun, peluang masih tetap saja ada di dunia maya (internet) untuk membangun situs marketing properti online tangguh bagi para developer maupun penggiat pemasaran properti. Bahkan, pembuatan website dimaksud adalah dengan biaya yang lebih hemat dengan tetap menggunakan konsep yang berbeda, terutama bila didukung tenaga ahli internet marketing maupun ahli pakar seo Indonesia.

 

Pada dasarnya memulai sebuah bisnis properti tidak terlepas dari adanya kebutuhan modal yang dikategorikan amat besar, tetapi tidak semua calon penggiat usaha di sektor teknik sipil ini hanya mengandalkan kapital semata atau belum tentu memiliki sumber daya dan dana yang cukup untuk memulai jual beli rumah.

 

Setelah mencermati dari beberapa pendapat para ahli marketing properti online yang dipadukan dengan banyak konsep yang termaktub dalam artikel yang mengulas tentang bagaimana cara memulai bisnis properti, maka ditarik benang merahnya mengenai berbagai peluang yang ada, maka ditemukan beberapa istilah yang cukup dikenal oleh masyarakat umum, yakni dengan sebutan:

 

*) Mencari tipe rumah atau properti secondary market;

*) Mencari properti di lokasi strategis untuk ditempati, sebagai sarana investasi atau untuk dijual kembali;

*) Mencari properti yang memiliki arus kas dan di bawah harga pasar;

*) Kerjasama dan joint modal dengan agen properti, teman dan relasi;

*) Mencari properti di  media lokal (koran, majalah, tabloit, atau internet) untuk dipasarkan kembali;

*) Mengajukan pinjaman dana ke bank untuk penambahan kapital dalam hal membeli tanah dan membangun properti;

*) Melakukan pemasaran lisan (door to door), marketing properti online maupun dengan cara pemasaran konvensional (seperti pemasangan spanduk, baliho, iklan di media massa, dll);

 

Dalam hakekatnya, bisnis properti ataupun menjadi developer dengan membangun konsep untuk membangun kavling, rumah, apartemen, pergudangan, kondominium, ruko, atau gedung perkantoran memang merupakan bisnis yang padat modal dan padat karya, tapi bukan berarti tidak bisa dijalani bagi orang yang bermodal terbatas. Hanya saja ada syarat utama dari bisnis ini, yakni sangat dibutuhkan sikap yang jeli, kesabaran, konsisten dan jujur dalam menjalankannya.

 

Ingat bahwasanya developer itu berbeda dengan kontraktor, sebab developer atau pengembang adalah pihak yang merangkai keseluruhan kegiatan bisnis dari segala lini. Mulai dari pencarian lahan, membelinya, pengurusan surat ijin, pembangunan rumah, pemasaran (marketing) sampai dengan penjualan, hingga tiba saat BAST (Berita Acara Serah Terima) dengan pembeli akhir (end user) atau pemilik baru.

 

Dalam perkembangannya, telah banyak yang sukses di bidang agen pemasaran bagi developer property ini yang dimulai dari modal minim, namun juga ada yang hancur lebur (alias bangkrut) ketika bisnisnya menjelang besar, kebanyakan disebabkan mereka gagal karena faktor spekulasi dan bias atas penempatan dana yang tidak sesuai dengan rencana bisnis dan sub rencana proyek jangka panjang.

 

Dalam memulai bisnis property ini, secara garis besar sangat dibutuhkan langkah kerja agar pekerjaan yang akan dilakukan dapat sukses dan menghasilkan profit. Langkah dimaksud adalah: 1) bahwa adalah membangun referensi abstrak, dengan mencari informasi dari pelaku, para senior, buku-buku dan tulisan yang terkait dengan bisnis property di internet. 2) mengembangkan kerjasama dengan para pemain bisnis properti yang diimplementasi dalam mengembangkan relasi, membangun komunikasi, negosiasi, siapakah orang-orang yang bisa dibilang terlibat dalam bisnis tersebut, diantaranya dengan: a) Pemilik lahan; b) Pemodal; c) Kontraktor (seandainya bila tak menggunakan kontraktor, maka sangat diperlukan adanya jaringan supplier bahan bangunan; e) Arsitek; f) Birokrasi Tata Ruang Kota; g) Lingkungan; h) Prospek atau calon pembeli; i) Perbankan;

 

Nah, dari ke-7 peluang bisnis properti diatas, serta adanya ulasan yang sedikit panjang, maka jelas sudah terlihat adanya rangkaian memulai peluang bisnis properti tersebut, khusunya bagi para pemilik situs properti di Indonesia yang lazim membangun rumah tinggal.

 

Ingat, bahwasanya membangun property (semisalnya rumah tinggal) dengan mengoperasikan website/situs merupakan bahagian dari langkah untuk membuat alat yang akan bekerja bagi pebisnis properti, pengembangan dan dimaksimalkan dalam rangka sebagai agen properti professional, serta internet marketer yang dapat bekerja 24 jam non stop.

 

Tapi, satu hal yang perlu diingat, bahwa situs ini dirancang oleh seorang internet marketer professional agar situs yang kapasitasnya sebagai customer service (cs) untuk bekerja 24 jam sehari menjadi mesin pemasaran online  yang setia, efektif, berbiaya ringan, serta tepat sasaran untuk menjangkau para konsumen potensial yang akan membeli atau menyewa property dimaksud.

 

Situs/portal property yang berbasis search engine marketing diberdayakan dengan berbagai tools terbaru yang sangat dinamis di internet, telah dirasakan oleh para pengiat marketing property online dalam hal memasarkan rumah yang dibangun oleh developer, dipasarkan oleh tenaga marketing properti professional dan online marketer yang menjadi ujung tombak perusahaan dalam menjangkau konsumen potensial.

 

Metode pekerjaan online diatas pada umumnya dilakukan oleh pengembang, dan sebagian lagi oleh kontraktor, bagaimana dengan tim pemasarannya? Apakah “in house marketing” dapat diandalkan. Seandainya anda mau membangun online marketing tidak juga begitu mudah, sebab telah sangat banyak situs yang kelelep (tenggelam) ke dasar paling akibat informasi dan konten yang mengulas tentang properti sangat banyak bertaburan di halaman search engine.

 

Tapi, anda tidak perlu takut dan kuatir, sepanjang kita memiliki konsep bisnis yang diusung dengan menggabungkan konsep konvensional dan modern (dalam hal ini adalah online). Misalnya dengan menerapkan konsep “Business Owner’s Ship”, yakni semua stake holder dalam perusahaan adalah pemilik bisnis dengan membagi keuntungan yang berimbang antara manajemen perusahaan property dan team marketing.

 

Kemudian juga antara manajemen dan tim marketing haruslah ada konsep pembagian tugas yang jelas dan terdeskripsi dengan baik, seperti pembagian tugas antar manajemen dan marketing dan juga terhadap para developer. Pembangian tugas team marketing dimaksud dapat dijelaskan sebagai berikut:

 

1) pihak manajemen dan atau pemilik perusahaan property mencari partner developer yang akan memberikan produk properti mereka untuk dipasarkan oleh team marketing (baik secara offline maupun online), serta segera mempersiapkan tools pemasaran properti kepada team marketing, mulai dari rumah murah, jual rumah mewah, memasarkan rumah kost kosan, villa, ruko, apartemen, kondominium, hingga sewa pergudangan. Misalnya di jalan medan-tanjung morawa, belawan dan binjai untuk daerah sekitar Kota Medan, Sumut.

 

2) Team marketing selanjutnya akan melakukan penetrasi pasar property online dan melakukan “follow up” atas pengunjung situs property yang diantarkan langsung oleh mesin pencari (search engine), baik google, yahoo, bing, yandex, baidu, msn, aol, dlsb.

 

3) Developer juga bisa memberikan target waktu kepada tim marketing untuk memasarkan unit-unit properti yang siap dibangun dan atau siap ditempati.

 

Dengan adanya konsep yang ditawarkan kepada team marketing yang kami jelaskan dalam 3 (tiga) point diatas, maka semua stake holder yang terlibat adalah para boss yang akan mengatur kesempatan  bisnis dengan penuh tanggung jawab, mengacu kepada konsep saling membutuhkan, simbiosis mutualisme  dengan saling mengisi sumber daya para stake holder dengan berbagi keuntungan finansial yang akan didapatkan.

 

Tapi terkait dengan pemanfaatan situs atau blog agen marketing online bagi developer properti ini sebagai tim para agen pemasaran property online, maka seyogianya haruslah memiliki kinerja SEO yang sudah dioptimalkan sebelumnya. Baik dalam konteks mengoptimalkan SEO onpage maupun SEO offpage. Maksud dan tujuannya adalah dalam rangka memenangi persaingan kata kunci tertarget yang berhubungan dengan property di mata search engine agar bisa berada di posisi halaman pertama, bahkan kalau bisa berada pada posisi rank 1 google untuk mendapatkan trafik pengunjung yang lebih besar lagi.

 

Kami akhiri tulisan ini, semoga bisa berguna bagi para blogger medan yang hendak berkecimpung membangun blog bisnis agen pemasaran (marketing) property online terdepan bagi para developer property di Indonesia, khususnya di area Kota Medan dan sekitarnya. Atas perhatian dan kunjungannya ke blog silaenseo.com ini, diucapkan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kontes SEO Bisnis Online © 2017 Frontier Theme
error: Content is protected !!