Bisnis Online dan Jasa SEO

Jasa Ahli Blogger Terbaik di Medan

Juli Utari Bacaleg Perempuan Dapil V DPRD Medan

Juli Utari yang akrab dipanggil Juli merasa terpanggil ikut mendaftarkan diri sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) atau menjadi calon legislator perempuan yang mewakili masyarakat Kota Medan dari daerah pemilihan (dapil V Medan) di pemilu 2019.

 

Juli Utari Caleg Perempuan DPRD Medan di Dapil V

 

Sebagaimana diketahui bersama, bahwa berdasarkan penetapan KPU, khususnya KPUD Medan, bahwa dapil 5 Medan meliputi wilayah Kecamatan Medan Johor, Maimun, Polonia, Selayang, Sunggal dan Kec. Medan Tuntungan. Alasan politikus perempuan PDI Perjuangan ini ikut nyaleg adalah karena panggilan jiwa yang pernah merasa kecewa atas adanya ulah segelintir oknum anggota dewan yang tak pro rakyat kecil “wong cilik” pasca telah terpilih dan kurangnya program-program atas pemberdayaan perempuan maupun anak. Disamping dirinya ikut bertarung memperebutkan kursi DPRD Kota Medan dari dapil V juga karena adanya dorongan dari kawan-kawan, kerabat dan keluarga maupun dari internal partai sendiri.

 

Menurut Juli Utari, karena merasa terpanggil untuk menjadi wakil rakyat tersebutlah, makanya sebagai kader partai dirinya langsung mendaftarkan diri melalui DPC PDIP Kota Medan agar bisa secara “all out” mengakomodir aspirasi masyarakat Medan, khususnya kaum perempuan yang belum kesampaian saat ini. Mengapa? Karena, suara masyarakat di alam demokrasi dapat secara langsung menentukan kerangka kebijakan pembangunan Kota Medan yang hendak dijalankan oleh Walikota (eksekutif) setiap tahunnya. Apalagi di jaman milleneal ini, masyarakat sudah sangat pintar dan bijak dalam menentukan pilihannya di bilik suara pada tanggal 17 April 2019 mendatang.

 

Sebagaimana telah diumumkan oleh KPU Medan, nama-nama yang lolos daftar calon sementara (DCS) salah satunya adalah dirinya sebagai calon legislator perempuan pdip, jelas Juli Utari untuk dapil V Medan dan tahap selanjutnya adalah pengumuman atas nama-nama yang masuk dalam daftar calon tetap (DCT) yang tahapannya akan dimulai dari tanggal 21-23 September 2019 mendatang.

 

Sebagai seorang kader dan caleg perempuan PDIP Medan, dirinya tak gentar bersaing, dan harus siap menang maupun siap kalah dalam perebutan kursi legislator Kota Medan, kemudian juga dirinya harus siap dan all out bertarung dengan caleg-caleg dari 15 Partai Politik (Parpol) lain yang menjadi peserta pemilu 2019. Tidak hanya itu saja, dirinya juga harus siap berkompetisi dengan para caleg dari internal partainya sendiri, terutama yang ada di dapil 5 (Kecamatan Medan Johor, Maimun, Polonia, Selayang, Sunggal dan Kec. Medan Tuntungan).

 

Jadi menurutnya, agar bisa maju, menang atau terpilih jadi wakil rakyat maka terlebih dahulu harus memahami karakteristik masyarakat medan terutama yang berada di dapil 5. Artinya, dirinya memaknai sebagai caleg Medan Johor, caleg Maimun, caleg Polonia, caleg Selayang, caleg Sunggal dan caleg Medan Tuntungan secara utuh.

 

Juli Utari, melihat bahwasanya masyarakat Kota Medan adalah makhluk sosial nan modern yang sangat perlu mendapat perhatikan dari perbagai bidang, baik itu pendidikan, kesehatan, hukum, fasilitas umum dan fasilitas sosial, serta adanya jaminan pelayanan publik khusus kepada perempuan yang lebih maksimal dan tak dapat ditawar-tawar lagi. Nah, dalam rangka itulah, maka Saya memohon doa dan dukungan seluruh masyarakat untuk mewakili masyarakat dari Kecamatan Medan Johor, Maimun, Polonia, Selayang, Sunggal dan Kec. Medan Tuntungan untuk bisa duduk dan terpilih menjadi salah seorang wakil rakyat untuk DPRD Medan demi pencapaian aspirasi rakyat yang diharapkan lebih baik lagi kedepannya.

 

Lebih lanjut Juli Utari menghimbau agar masyarakat mau ikut berpartisipasi dan tidak golput dalam pesta demokrasi pemilihan legislatif ini, serta mau aktif mengawasi pemilu 2019 dan menghindari “money politics“, sebab pelaksanaan pemilu legislatif (pileg) bersamaan waktunya dengan pemilu presiden (pilpres) yang mengandung arti sangat penting untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia. Sebab, caleg pusat (RI) akan berkolaborasi dengan caleg daerah untuk bisa memenangkan sekaligus bisa mengambil hati dan simpati para pemilih di masing-masing daerah pemilihan.

 

Saya, tetap optimis bakal terpilih dan duduk di DPRD Medan periode 2019-2024, mewakili dapil V medan. Dengan konsep perjuangan, kerja keras dan terjun langsung ke masyarakat untuk melihat apa-apa saja yang menjadi kebutuhan masyarakat terutama kaum perempuan dan anak-anak, program meminimalisir KDRT, perbaikan akhlak dan moral sebagaimana yang sudah dilakukan dan akan terus dilakukan oleh para kader PDIP di seluruh Indonesia.

 

Seandainya nanti masyarakat dapil V mempercayai dan memberikan amanah kepada Saya untuk duduk di kursi DPRD Medan, maka selalu mengkedepankan program-program kerja legislatif yang pro terhadap rakyat kecil dan masyarakat yang tertindas, misalnya dengan menekankan kepada dinas sosial, dinas pendidikan dan juga dinas kesehatan agar lebih berperan aktif dalam rangka membantu masyarakat dan juga meningkatkan pelayanan agar semakin berkualitas, profesional, transparan dan berakuntabilitas tinggi untuk melayani apa yang menjadi hak masyarakat selaku penduduk Kota Medan.

 

Tidak hanya itu saja, melalui lembaga legislatif, nantinya juga Saya akan kontiniu dan vokal memperjuangkan seluruh hak-hak masyarakat Kota Medan melalui rancangan pembuatan peraturan daerah (bidang legislasi), pembuatan dan pembahasan anggaran belanja daerah (bidang anggaran) dan pengawasan terhadap seluruh kinerja Walikota Medan beserta SKPD dalam rangka menjalankan kebijakan yang sudah digariskan sebelumnya (bidang pengawasan) apakah sudah bermanfaat bagi masyarakat Kota Medan, terutama masyarakat yang ada di dapil V, yakni di Kecamatan Medan Johor, Maimun, Polonia, Selayang, Sunggal dan Kec. Medan Tuntungan.

 

Namun, bila Tuhan berkehendak lain dan Saya tak lolos, maka wajib untuk ikhlas dan legowo, karena sumbangsih nyata melalui kerja, kerjasama berbuat untuk masyarakat haruslah nyata dilakukan tanpa pamrih. Soal takdir dan keberuntungan atau nasib, itu semuanya berada di tangan Allah karenanya kekuatan doa tak bisa diremehkan. Dirinya berharap, bila tiba saatnya nanti duduk di DPRD Medan, maka akan bisa berbuat banyak untuk membela kepentingan masyarakat luas, terkhususnya bagi kaum perempuan. Nah, seluruh kepentingan masyarakat ini harus selalu dikedepankan, sehingga kepala daerah (eksekutif) selalu serius bekerja dan legislatif pun secara maksimal mengawasi kinerjanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pakar SEO Bisnis Online © 2017 Frontier Theme
error: Content is protected !!