Bisnis Online dan Jasa SEO

Jasa Ahli Blogger Terbaik di Medan

Peralatan Wajib Untuk Bisnis Wedding Photography

Bagi seorang pebisnis pemula yang sudah memilih bisnis foto wedding, tentu harus peka atas adanya perkembangan di dunia wedding photography nan modern. Disamping itu, para pelaku bidang usaha ini juga harus intens menjalin kerja sama dengan perusahaan yang bergerak dalam bidang event organizer atau EO. Untuk apa? Ya, tujuannya sebagai salah satu strategi dalam rangka mendapatkan klien atau konsumen.

 

Terkait dengan aktivitas bisnis wedding photography yang hendak dikembangkan, ada beberapa kategori peralatan wajib dan harus disiapkan sebelum berjuang untuk melakukan pekerjaan yang menggunakan lensa kamera pada moment-moment khusus. Terkadang moment ini harus diabadikan, meskipun itu pada situasi bobot kerja dan medan pekerjaan yang sulit pada tempat-tempat tertentu.

 

Bisnis Usaha Fotografi Perkawinan

 

Website silaenseo.com sebagai salah satu media yang intens membagikan informasi tentang aktivitas bisnis yang mungkin nantinya menjadi pilihan terbaik bagi warga net, pada kesempatan kali ini telah merangkum beberapa tools standart wajib yang sangat dibutuhkan untuk pengambilan foto wedding maupun kesiapan menerima order dari bisnis event organizer yang sudah menjalin kerjasama. Sehingga para pelaku bisnis pemula tidak kebingungan membuat daftar tentang apa-apa saja merupakan list persiapan alat yang benar-benar dibutuhkan dilapangan pengambilan gambar. Dengan begitu, tidak terkesan membawa peralatan lensa fotografi yang sebetulnya tidak terlalu dibutuhkan. Ya, setidak-tidaknya artikel ini membantu anda agar tidak terlalu terbebani dengan peralatan yang terlalu banyak, namun tidak urgent di medan perang yang membutuhkan lensa.

 

Berdasarkan catatan penulis, ada beberapa perlengkapan utama nan dibutuhkan dalam moment pengambilan photo wedding, yakni:

 

*) Wajib ada kamera utama dan cadangan

Para pebinis fotografi bila ingin sukses, setidak-tidaknya harus menyiapkan 2 (dua) buah kamera dengan perincian 1 kamera utama dan 1 kamera cadangan. Ingat, bahwa sangat penting untuk menyiapkan kamera cadangan ini, jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan pada kamera utama, maka proses pengambilan foto akan tetap berjalan dengan baik dan sesuai dengan jadwal dan perencanaan, karena telah mempersiapkan kamera cadangan.

 

*) Wajib memiliki dan membawa lensa zoom medium class

Bagi sobat usaha wedding photography, bahwa tersedianya minimal lensa 24-70 f2.8 adalah salah satu pilihan yang tepat. Focal Length dari lensa ini sangat tepat dan mantap untuk pengambilan berbagai sudut foto wedding dan foto jursnalistik, serta lensa ini menawarkan fitur wide dan menghasilkan persfektif yang tajam dan berkualitas.

 

*) Wajib memiliki lensa tele

Rekan pebisnis foto, bila ingin eksis mengguliti bisnis wedding fotography disarankan agar memiliki dan pasti akan membutuhkan lensa-lensa yang lebih panjang untuk mengambil sudut padang gambar meskipun jaraknya dari kejauhan, seperti saat moment ceremonial yang lazim dilihat dalam acara yang digelar oleh event organizer spesialis acara perkawinan/pernikahan.

 

Penulis melihat bahwa saat ini, kebanyakan para fotografer wedding akan berdiri dari sisi samping atau depan dari stage dan berusaha mengambil jarak yang cukup jauh dari panggung utama. Mengapa? Hal ini tentu saja dikarenakan agar posisi pengambilan gambar tidak sampai menghalangi pandangan para undangan. Agar sang photografer dapat lebih leluasa mengambil gambar dari kejauhan, maka membutuhkan adanya peralatan lensa jenis tele minimal berukuran 70-200mm. Nah, lensa ini lazim juga digunakan untuk pengambilan foto close up.

 

*) Harus ada lensa wide dan juga lensa fix

Kedua item lensa ini bukan merupakan perlengkapan utama, namun seandainya para sobat fotografer membawanya maka ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan kelak. Lensa wide dapat mengakomodir berbagai event untuk mendapatkan foto dengan suasana pesta yang detail dan rinci. Sementara, lensa fix dapat membuat sobat photografer bisa secara leluasa mengambil gambar di tempat yang kurang cahaya dengan lebih baik dan memberi adanya efek depth of field yang sangat memukau.

 

*) Wajib menyediakan flash speedlight

Setiap lensa yang dipergunakan oleh seorang photograpy wajar bila dibelaki adanya penggunaan flash eksternal dalam rangka untuk membantu jika pekerjaan pengambilan gambar di tempat yang relatif gelap atau kurang pencahayaan. Nah, kebanyakan untuk mengatasi adanya permasalahan pencahayaan, fotografer lazim menggunakan flash untuk pengambilan foto wedding yang dilangsungkan malam hari. Dengan adanya bantuan flash para pebisnis fotografer dapat menghasilkan gambar dengan nuansa gelap dan samar, tapi dapat memberikan nuansa pesta perkawinan menjadi moment terindah.

 

*) Menyiapkan beberapa memory card dan baterai

Apapun moment yang hendak diabadikan dengan lensa kamera, seorang photografer sangat disarankan untuk selalu membawa memory card dan beberapa baterai yang lebih banyak dari yang kebutuhan awal. Biasanya seorang fotografer akan membutuhkan ruang simpan memory sebesar 50-60 GB dan minimal menggunakan 2 (dua) set baterai untuk memenuhi asupan kebutuhan atas baterai dan flash. Tapi, jangan lupa agar memastikan bahwa baterai yang anda bawa tersebut kondisinya masih terisi penuh.

 

*) Menyiapkan adanya tripod dan light stand

Adanya tripod ini akan sangat membantu sang fotography untuk mengabadikan moment foto dengan “slow shutter” dan sekaligus menjaga kesetabilan gambar yang bakal dibidik. Sedangkan kegunaan Light stand, sangat membantu untuk menempatkan flash external dan mempermudah pemoto dalam mengatur posisi pencahayaan meskipun pada sudut kurang cahaya.

 

*) Memiliki flash diffuser

Penggunaan diffuser pada flash eksternal akan membantu untuk dalam hal menyebarkan cahaya dan membuat gambar lebih soft lagi seandainya pemoto tidak mempunyai cukup waktu dalam hal untuk mengatur pencahayaan yang diinginkan.

 

*) Membawa tas kamera

Karena begitu banyaknya peralatan wajib yang dibawa sewaktu melaksanakan pekerjaan pengambilan foto moment pernikahan, sudah dapat dipastikan akan membutuhkan tempat untuk menyimpan semua perlengkapan wajib yang di bawa ke lapangan.

 

*) Menyiapkan umbrella dan strobist

Jika kita membutuhkan adanya power cahaya yang lebih kuat dari peralatan flash speedlight, maka untuk area objek foto yang luas dan butuh adanya cahaya yang lebih saat mengambil gambar banyak orang, maka peralatan umbrella dan strobist sangat layak untuk dimasukan dalam list peralatan yang hendak dibawa dalam menjalankan bisnis wedding photography. Sehingga kualitas gambar yang dibidik dan diambil sangat berkualitas dan berkelas.

 

*) Harus ada cleaning kit dan lens hood

Adalah hal yang sangat wajar, bila lensa kamera yang sedang digunakan akan menjadi kotor, apalagi proses pemotretan di lakukan pada tempat-tempat umum ataupun jalan-jalan di perkotaan. Jadi jangan heran, bila lensa kamera tersebut akan terlihat ada noda pada hasil foto yang diambil. Mengapa? Karena lensa yang tertutupi noda menghasilkan kualitas gambar kurang baik dan terkesan kurang profesional.

 

Nah untuk itulah, sangat perlu dipersiapkan adanya cleaning kit agar persoalan noda tersebut dapat teratasi dengan cepat. Sedangkan lens hood sangat berguna untuk menjaga kualtias foto yang anda jepret tetap soft dari cahaya berlebih yang mungkin masuk dari sisi samping lensa (pembiasan cahaya).

 

Apa yang sudah dijelaskan diatas, semua item nya merupakan peralatan standart yang paling umum dan wajib untuk dipersiapkan sebelum melakukan foto wedding. Tapi, sekali lagi agar jangan lupa untuk rutin selalu pengecekan atas semua peralatan untuk lensa kamera. Tujuannya untuk memastikan sobat fotography selalu siap pakai untuk mensukseskan pengambilan sesi foto perkawinan dari sudut sesulit apapun itu. Disamping itu, tujuan mengecek peralatan ini adalah untuk memastikan apakah peralatan lensa tersebut dalam keadaaan rusak agar cepat dapat menggantinya.

 

Wajib Menggunakan Strategi Pemasaran Internet

Berhubung bisnis wedding fotography anda masih tingkat pemula, adalah sangat wajar bila menggunakan strategi pemasaran online. Tujuannya adalah dalam rangka untuk memperkenalkan dan atau mempromosikan keberadaan bisnis anda ke masyarakat pengguna internet di Indonesia.

 

Seorang bisnis photography juga tak ada salahnya memanfaatkan saluran pengembangan untuk mendapatkan klien ataupun konsumen potensial yang jumlah tak terbatas dari internet. Salah satu caranya adalah dengan membuat blog/website, akun resmi di media sosial, pemasangan iklan di adwords (ppc, cpm dan adsense ataupun memasang iklan murah di blog milik para sobat blogger). Artinya bisnis photography yang anda tekuni haruslah dimodifikasi menjadi sebuah bisnis online yang dikenal oleh masyarakat luas maupun komunitas bisnis lainnya.

 

Biasanya blog/web membutuhkan strategi yang lazim digunakan dalam hal memperkenalkan sebuah bisnis ke dunia maya, dimana tips dan caranya adalah dengan menggunakan SEO agar bisa meraih posisi dihalaman satu google. Tapi teknik seo yang digunakan haruslah benar-benar mencerminkan penggunaan seo bisnis yang khusus untuk usaha-usaha yang terkait dengan dunia fotografer maupun bisnis lensa kamera untuk aktivitas pernikahan.

 

Demikian artikel yang membahas tentang adanya peralatan wajib yang harus selalu ada dan siap untuk bisnis wedding photography, sehingga dapat sukses dengan baik, terutama untuk menjaga reputasi dan brand anda dimata konsumen maupun saat menerima job dari para pelaku bisnis eo yang saat ini jumlahnya sangat banyak disekitar kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pakar SEO Bisnis Online © 2017 Frontier Theme
error: Content is protected !!