Kontes SEO Dan Jasa Ahli Bisnis Online

Jasa Ahli Agen Optimasi

Prospek Pasar Properti 2018 Di Indonesia

Hakekat ketersediaan properti yang abadi, mengakibatkan pasar properti condong menaik mengikuti jumlah penduduk Indonesia yang ditahun 2017 hampir menembus angka 260 juta jiwa.

 

Tentu saja, jumlah penduduk Indonesia akan terus meningkat yang mengakibatkan “Prospek Pasar Properti 2018 Di Indonesia” juga secara signifikan akan terus bergairah dan bahkan diproyeksikan akan terus merupakan bisnis yang menggiurkan bagi para pelaku property.

 

Berdasarkan data dari Bank Indonesia (BI) yang menunjukkan terjadinya realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua (Q2) 2017 mencapai angka 5,01% (year-on-year/y-o-y). Angka ini masih di bawah target yang ditetapkan sebelumnya, yakni sebesar 5,1%. Tentu, adanya realisasi ini masih lebih rendah bila dibandingkan pada periode yang sama di tahun 2016, yakni sebesar 5,18% (yoy).

 

Perkembangan pertumbuhan ekonomi diatas, sedikit banyaknya memberikan indikasi bahwa laju pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terus berlanjut, terutama dalam kerangka kebijakan pada proses pemulihan ekonomi Indonesia. Ya, meskipun pada praktek nya tidak sekuat perkiraan semula. Namun, target pertumbuhan ekonomi tahunan BI adalah 5,2% yang memberikan arti bahwasanya pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) diprediksi akan stabil sepanjang 2017 ini.

 

Prospek Bisnis Property dan Jual Rumah Tahun 2018

 

Disamping faktor laju ekonomi diatas, adanya indikasi konsumsi pribadi menjadi fondasi yang kuat untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Belanja negara yang ditetapkan untuk memperbaik infrastruktur yang ada juga akan terus meningkat, serta investasi sektor swasta juga akan mengalami pertumbuhan, walaupun secara proyeksinya masih sangat berhati-hati dan dilakukan secara bertahap.

 

Pertumbuhan Kredit Properti Indonesia

Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Bank Indonesia (BI) yang mencatat adanya indikasi peningkatan pertumbuhan kredit baru pada Q2 2017, erutama pada kredit pemilikan rumah (KPR) maupun pada Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) telah mencatatkan kenaikan tertinggi, yakni sebesar 70,7% pada Q2 2017.

 

Disamping itu, sektor real estate juga mencatatkan rasio NPL yang relatif kecil, yakni sebesar 1,85%. Namun, rasio NPL tertinggi dialami sektor properti yang berasal dari segmen rumah-toko (ruko), yakni pada angka sebesar 4,5%.

 

Nah, pada segmen apartemen, rasio NPL tertinggi berasal dari apartemen dengan luas kurang dari 21 m2, yaitu sebesar 5,52%. Sementara rasio NPL terendah pada property apartemen berasal dari tipe besar (di atas 70 m2), yakni sebesar 1,77%. Sementara, kondisik sebaliknya pada rasio NPL terendah adalah terjadi pada rumah tapak yang justru berasal dari tipe dengan luas menengah (36-70 m2), yakni sebesar 2,69%. Sementara rasio tertinggi berasal dari tipe besar (3,13%).

 

Stimulus Dari Kebijakan Pemerintah

Adanya beberapa kebijakan-kebijakan pemerintah yang dikeluarkan terhadap ekonomi nasional, telah berdampak positif pada optimisme terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,2%. Akibat adanya segmentasi optimisme ini, mengakibatkan kondisi ekonomi juga diperkirakan akan stabil hingga akhir tahun 2017, seandainya pemerintah tetap konsisten menjalankan kebijakan yang berlaku.

 

Segmentasi pasar properti nasional di tahun 2018 juga diyakini akan lebih positif, baik menggunakan teknik pemasaran online maupun offline, seperti jual property online akan melanjutkan tren yang telah terbentuk sepanjang semester pertama maupun kedua 2017. Dimana, pada sisi suplai, perlambatan pasar properti pada pertengahan 2018 diprediksikan akan terjadi sebagai dampak peringatan Hari Raya Idul Fitri (Lebaran), serta adanya pelaksanaan Pilkada Serentak Juni 2018, begitu juga menjelang Pemilu Legislatif & Pemilihan Presiden pada bulan April 2019.

 

Artikel yang kami suguhkan ini, merupakan salah satu yang bisa saja menjadi “Property Price Index” yang diperkirakan akan mengalami pertumbuhan pada kisaran 3-5% (y-o-y) pada akhir 2018, sementara proyeksi pada “Property Supply Index” diperkirakan akan mengalami pertumbuhan dibesaran angka 15-20% (y-o-y) pada akhir 2018 yang akan datang.

 

Tentu indikator diatas adalah juga mengacuh pada sisi permintaan, kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah sedikit banyaknya akan membuat optimisme konsumen dalam membeli rumah pada tahun 2018 masih tetap tinggi dan menghasilkan profit. Lihat saja, porsi permintaan terbesar akan datang dari rumah tipe menengah dengan harga di bawah Rp 700 juta per unitnya.

 

Disamping itu, khusus untuk konsumen property di Provinsi Sumatera Utara (Sumut), akan mencari perumahan tipe klaster, terutama di wilayah satelit kota besar (seperti Medan, Deli Serdang dan Kota Binjai) yang sangat dekat dengan akses menuju pintu tol dan sarana transportasi massal (misalnya kereta api).

 

Prospek pasar property diatas, juga tidak terlepas dari adanya pertumbuhan suku bunga untuk Kredit Pemilikan Apartemen (KPA), maka akan terjadi pertumbuhan yang dikategorikan moderat pada hunian jenis apartemen ini, yang mana kecenderungan pasar properti Indonesia di tahun 2018 mendatang akan lebih menarik dan sangat prospektif bila dibandingkan dengan tahun 2017 ini.

 

Sementara, satu tahun sebelum tahun politik pileg dan pilpres 2019, pasar properti akan sedikit lebih bergairah dan ini merupakan kesempatan yang tepat untuk membeli rumah dan properti, baik untuk dihuni atau dipakai sendiri maupun sebagai sarana investasi dengan cara jual rumah kembali untuk strategi ambil untung.

 

Silaenseo.com sebagai situs bisnis online terdepan di Indonesia, sengaja membahas prospek pasar property 2018 di Indonesia akan senantiasa terus berinovasi menghadirkan niche konten terkait property, solusi dan panduan bagi pencari properti, agen atau para broker, dan pengembang (developer), serta seluruh stakeholder properti di Indonesia. Silaenseo.com juga memiliki komitmen membantu para pencari informasi seputar properti melalui penerbiat artikel yang terkait dengan properti (baik itu apartemen, rumah, tanah atau lahan, ruko, rusun, kondominium, dan lain sebagainya) dalam kerangka untuk memberikan gambaran sebelum menentukan keputusan pembelian dan ataupun penyewaan properti melalui informasi data yang tepat dan akurat via media blog ini, sehingga dapat diketahui dan dibaca oleh para pengguna internet melalui googling maupun media online lainnya.

 

Demikian artikel yang mengusung judul: “prospek pasar properti 2018 di Indonesia”, semoga anda manfaatnya bagi sobat blogger se tanah air. Atas perhatiannya dan kunjungannya diucapkan terima kasih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kontes SEO Bisnis Online © 2017 Frontier Theme
error: Content is protected !!