Bisnis Online dan Jasa SEO

Jasa Ahli Blogger Terbaik di Medan

Sukses Bisnis Jilbab Online Dengan SEO

Pasca semakin banyaknya pebisnis sukses membuka toko jilbab (hijab atau kerudung) offline, sedikit banyaknya mengakibatkan tingginya persaingan untuk mendapatkan pelanggan. Oleh sebab itu, banyak para pebisnis jilbab yang mulai hijrah ke usaha jilbab online atau bisnis hijab online dengan membuat situs atau websites toko jilbab online dengan memaksimalkan kinerja SEO agar memiliki kemampuan bersaing di google pada penggunaan kata kunci targetan.

 

Usaha Bisnis Jilbab Online

 

Tingginya keinginan masyarakat menekuni bisnis menjual busana islamic ini, tidak terlepas dari potensi keuntungan yang bisa dihasilkan masih sangat menggiurkan. Tentu adanya potensi ini tidak terlepas dari jumlah penduduk Indonesia yang mayoritas pemeluk agama islami merupakan modal dasar yang mengakibatkan produksi julbab tak pernah sepi.

 

Indonesia yang merupakan satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia yang juga penduduknya didominasi oleh perempuan. Tentunya menurut ketentuan syariat Islam, maka dipastikan mereka diwajibkan untuk mengenakan jilbab dalam kehidupan sehari-hari. Hal inilah menjadi salah satu motivasi yang mendorong pebisnis untuk memilih bisnis jilbab yang dipasarkan secara offline maupun online untuk hijab produksi sendiri maupun produk milik orang lain.

 

Agar bisa sukses menekuni bisnis jualan hijab, tentu ada proses panjang yang harus dilalui, dimana atas hal ini membutuhkan kesabaran dan pengetahuan untuk memahami terlebih dahulu berbagai kelebihan maupun tantangan yang mungkin dihadapi dalam bisnis busana muslimah ini.

 

Ada beberapa hal yang melatarbelakangi masyarakat Indonesia mengapa memilih bisnis jilbab atau usaha hijab, yakni:

 

*)  Pangsa pasar yang luas

Sebagaimana disinggung bahwa prospek pasar untuk berjualan jilbab di Indonesia sangatlah besar dan terbilang keuntungan yang dihasilkan juga cukup menggiurkan. Dimana, pangsa pelanggannya bisa mencapai puluhan bahkan ratusan orang setiap harinya. Kabar baiknya, meskipun konsumen-nya hanya satu orang, tentu saja tidak hanya membutuhkan 1 jilbab saja. Mengapa? Karena seorang perempuan muslim, biasanya mempunyai puluhan bahkan ratusan jilbab dalam lemari pakaiannya. Benar tidak nih sobat blogger?

 

*) Tidak membutuhkan modal gede

Dalam menjalankan bisnis menjual jilbab, terutama usaha jualan jilbab melalui toko online, maka sobat blogger tidak perlu untuk mengeluarkan uang yang cukup besar sebagai modal awal usaha. Disamping itu, bila Anda memiliki keterampilan atau keahlian membuat hijab atau jilbab sendiri, maka bisa saja memproduksi sendiri beberapa puluhan jilbab untuk di jual kepada konsumen. Setelah dirasa cukup lancar perkembangannya dan banyak terjual, anda bisa memutar kembali modal tersebut untuk menambah jumlah produksi hijab atau bahkan mempekerjakan pembuat jilbab.

 

*) Media promosi murah sangat banyak

Jika kita memperhatikan brand-brand perusahaan bisnis hijab skala besar atau sebuah brand bisnis jilbab buatan sendiri, maka strategi promosi mereka tak luput penggunaan media sosial (medsos) setiap harinya. Tentu media sosial, seperti facebook, path, twitter, instagram, whatsapp, linkedin, dll adalah media promosi yang efektif menjangkau konsumen lebih luas dan tanpa mengeluarkan biaya besar, cukup hanya biaya untuk membeli pulsa untuk paket internetan anda.

 

Selain mempromosikan bisnis jilbab menggunakan medsos, anda bisa juga menggunakan website komunitas bisnis hijab online ataupun bergabung di marketplace toko jilbab Indonesia, seperti tokopedia, Bukalapak, Shopee, dan lain sebagainya.

 

Disamping hal-hal yang penulis uraikan diatas, sobat blogger juga harus memahami dan dapat mencari solusi untuk mengatasi tantangan yang datang dalam bisnis jilbab ini, seperti:

 

*) Memahami trend jilbab yang berubah sangat cepat

Agar tidak ketinggalan informasi tentang trend jilbab di Indonesia, terutama di Kota Medan, anda bisa mengamati sendiri melalui televisi, media cetak ataupun media online yang ada.

 

Tentu, perkara mengamati trend hijab ini, membutuhkan kejelian dan keahlian sendiri bagi para pebisnis, khususnya kejelian dan kepekaan dalam memprediksi kapan sebuah trend jilbab akan mulai pudar dan kapan sebuah trend baru mulai naik daun. Ketika trend penggunaan model sebuah jilbab sudah mulai pudar, tentu saja sobat akan rugi besar apabila memproduksinya dalam jumlah yang besar pula.

 

Sebaliknya, apabila sebuah trend jilbab sedang naik daun, maka tentu saja sobat akan mendapatkan keuntungan yang besar ketika memproduksinya dalam jumlah besar dan langsung memasarkannya. Sebab, selain laku terjual dengan cepat, produksi dalam jumlah besar juga semakin meminimalisir biaya produksi yang besar.

 

*) Persaingan yang tinggi

Meskipun pangsa pasar jilbab cukup menggiurkan, namun ada pepatah tua mengatakan: “di mana ada gula, di situ ada semut”. Artinya, di mana ada pasar, di situ pasti ada penjual. Meski pasar jilbab terkenal sangat besar, akan tetapi jumlah produsen dan orang-orang yang berbisnis jilbab atau hijab juga jumlah tidak sedikit.

 

Tak percaya? Silahkan saja cek sendiri akun media sosial anda, sudah dapat dipastikan ada saja follower anda yang berjualan jilbab. Entah sebagai reseller, dropshiper, atau mungkin juga baru saja memulai bisnis jilbab maupun merintis hijab buatan sendiri untuk dipasarkan.

 

*) Harga jilbab yang tidak stabil

Bicara harga jilbab di pasar, bila dicermati sangat mudah turun. Terutama pada model jilbab yang sudah tidak nge-trend di pasar. Contoh yang paling mudah dapat sobat lihat pada kasus jilbab linen ruby, dimana sebelum hari raya (idul fitri) tahun 2017 lalu, harganya bisa mencapai Rp. 90.000 per 1 pcs. Namun, setelah memasuk tahun baru 2018, harga hijab linen ruby sudah turun di kisaran Rp. 30.000 perbuah.

 

Nah, dari kasus diatas, tentu menjadi salah satu kekurangan tersendiri dalam berbisnis jilbab termasuk dalam berbisnis hijab online. Bagaimana tidak, seandainya anda berbelanja bahan dan memproduksinya ketika harganya sedang mahal, lalu setelah produksi selesai, tiba-tiba harga anjlok, tentu dipastikan akan mendapat kerugian yang tidak sedikit.

 

*) Melakukan inovasi terus-menerus

Bagi para pebisnis yang sudah eksis berkecimpung dalam bisnis hijab, terutama bisnis jilbab online melalui pembukaan toko butik jilbab, tentu pebisnis tersebut secara terus menerus melakukan inovasi atau produk barang jilbab yang hendak dilempar kepasaran.

 

Bagaimana tidak, trend jilbab dan mode hijab sangat cepat sekali berubah dan berganti. Ketika anda sudah siap untuk memulai bisnis jilbab secara online, maka anda juga harus siap untuk melakukan inovasi terus-menerus dengan mengeluarkan model jilbab terbaru secara berkala, dan mengoptimasi website toko hijab online anda setiap harinya.

 

Bagaimana, apakah anda sudah siap menghadapi tantangan dalam bisnis jilbab online ini? Kalau sudah siap, maka harus menyiapkan beberapa hal dibawah ini.

 

*) Modal

Dalam setiap bisnis hijab, termasuk dalam bisnis jilbab online maka anda memiliki modal usaha untuk pertama kalinya sebesar Rp 2 juta. Meskipun sebenarnya modal ini masih bisa menyesuaikan dengan kemampuan anda. Misalnya, anda memiliki keterampilan menjahit jilbab sendiri, maka modal belanja untuk membeli produk jilbab orang lain dapat dialihkan untuk membeli bahan pembuatan jilbab yang besarnya Rp. 500.000.

 

Uang sebesar lima ratus ribu rupiah tersebut adalah untuk keperluan berbelanja kain dan benang untuk menjahit hijab buatan anda sendiri. Namun, jika anda tidak memiliki keterampilan menjahit, selain berbelanja kain, anda juga harus menyisihkan sedikit modal anda untuk membayar tukang jahit.

 

Bisnis Usaha Kerudung Online

 

Nah, modal diatas juga harus anda keluarkan untuk sewa domain dan hosting untuk website bisnis toko jibab online anda. Nah modal awal untuk sewa hosting dan sewa hosting tidak melebihi 1 juta rupiah setahunnya. Bahkan sebagai langkah awal untuk merintis toko hijab online anda, maka dapat memilih biaya sewa domain dan hosting yang lebih murah lagi misalnya tidak sampai 500 ribu rupiah per tahunnya.

 

2) Menyiapkan model

Setelah modal yang harus anda siapkan, anda juga perlu mempersiapkan bisnis jilbab ini dengan berbagai model jilbab yang akan ditawarkan ke pelanggan. Untuk hal ini, maka caranya bisa mengkreasikan model jilbab sesuai kesukaan anda. Bisa jadi, kreasi model jilbab kreasi anda akan disukai pasar dan laku keras di pasaran.

 

Akan tetapi, apabila anda kehabisan ide untuk menjual apalagi membuat model jilbab, maka caranya bisa dengan melihat-lihat model hijab yang ditawarkan oleh saingan anda. Ya, tujuannya adalah untuk mencari inspirasi yang kemudian bisa memodifikasi model-model yang telah diproduksi oleh produsen jilbab yang sudah ada.

 

*) Belanja kain dan jilbab

Untuk brand-brand jilbab papan atas milik perusahaan terkenal, maka tidak ada salahnya kita jual juga di toko jilbab online anda? Mengapa? Karena hal ini dapat menarik simpati dari para calon pengunjung situs jilbab online anda. Tapi tetap lebih banyak memajangkan model hijab hasil kreasi anda sendiri.

 

Khusus untuk membuat model jilbab sendiri yang hendak anda produksi, maka belilah bahan kain yang berkualitas baik tapi tidak terlalu mahal harganya. Apabila kedepannya bisnis jilbab buatan sendiri telah berkembang menjadi skala besar, maka bisa berbelanja bahan kain ke distributor kain yang melayani penjualan kain minimal pembelian roll-roll-an. Sebab, harganya lebih murah dan dapat memangkas modal usaha. Namun, apabila anda hanya membangun bisnis jilbab secara kecil-kecilan, maka cukup berbelanja kain hijab ke toko kain secara eceran.

 

*) Bekerja sama dengan penjahit

Setelah bakal kain hijab dibeli, maka bawa lah ke penjahit untuk menjahitkan kain sesuai dengan model jilbab yang anda inginkan. Jangan lupa, untuk menawar harga ongkos jahit ke penjahit tersebut karena secara rutin anda akan bekerjasama dengan tukang jahit tersebut.

 

Adanya ongkos untuk membayar penjahit ini sedikit agar miring, sangat dibutuhkan apabila anda hendak memproduksi jilbab dalam jumlah yang tidak sedikit. Kemudian juga dengan menekan ongkos produksi, maka akan mempermurah harga produk dari bisnis jilbab bila dilemparkan kepasar online. Dengan begitu, anda akan bisa bersaing dengan saingan-saingan anda dan kemungkinan produk jilbab dari bisnis jilbab online anda akan bisa terjual semakin besar karena harga per 1 pcs-nya tergolong sangat murah.

 

*) Foto model

Setelah selesai produksi diatas, selanjutnya anda perlu untuk melakukan pemotretan atas produk jilbab, dimana hasil foto-nya nantinya sebagai media promosi yang diupload dan di pajang dalam bentuk konten di situs web toko jilbab online milik anda.

 

Ya, bila tidak memiliki modal untuk menyewa model, maka tidak ada salahnya meminta bantuan teman atau saudara anda untuk dijadikan sebagai model produk hijab, atau bila memungkinkan anda sendiri menjadi modelnya dengan photo selfie. Bila modal cukup, maka tak ada salahnya bisa menyewa model profesional atau bahkan menyewa photografer produk yang berpengalaman.

 

Ingat, dalam berjualan jilbab online, adanya foto adalah salah satu modal utama yang tidak bisa dianggap sepele untuk mendatangkan konsumen ataupun pembeli. Foto inilah yang pertama sekali akan dilihat oleh para calon pembeli yang ada di internet. Kalau para calon pembeli online anda sampai tertarik, mereka akan bertanya-tanya dan kalau cocok, mereka akan langsung order atau membeli.

 

*) Mulai melakukan promosi

Setelah foto model telah jadi dan hasilnya sangat baik, anda sudah bisa untuk mulai memajangnya di web toko hijab online milik anda, sembari mempromosikannya juga ke berbagai media sosial yang anda miliki serta beberapa marketplace dengan memberikan backlink ke website anda.

 

Jika memiliki modal berlebih, anda bisa endorse ke beberapa selebgram untuk meningkatkan follower dan branding produk barang jilbab anda. Namun, apabila modal anda tidak mencukupi, anda bisa meminta bantuan teman-teman anda untuk mempromosikannya melalui icon bagikan. Anda bisa memberi bonus 1 buah jilbab apabila mereka mau mempromosikannya. Tapi, pilihlah kawan-kawan yang mempunyai pertemanan cukup banyak di medsos mereka. Dengan begitu, produk jilbab dari bisnis busana wanita islamic ini akan semakin banyak dilihat orang dan semakin besar kemungkinannya untuk terjual dari pemesanan di website.

 

*) Tetap berinovasi dan kreatif

Setelah dagangan dari bisnis jilbab, baik milik orang lain maupun buatan sendiri tersebt laku keras di pasaran, jangan langsung puas dan senang dulu ya sobat blogger. Ingat, bisa jadi jilbab anda hanya laku dalam beberapa bulan dan model hijabnya akan kadaluarsa dalam beberapa waktu ke depan. Oleh karena itu, berinovasilah dan kreatiflah untuk menemukan ide dan gagasan untuk membuat model-model jilbab terbaru dan kekinian yang bisa anda keluarkan secara berkala ke pelanggan untuk menghindari agar tidak timbul rasa bosan dengan produk jilbab anda yang itu-itu saja.

 

Jangan lupa untuk memberikan tagar atau hastag pilihan anda ketika mempromosikannya, misalnya menggunakan tagar #hijabkekinian, #jilbabkekinian, #hijabmurah, #hijabhoki, #jilbabhoky, #jilbabmurah, #jilbabkeren, #hijabkeren, dan lain sebagainya.

 

*) Menggunakan layanan ahli bidang SEO

Untuk memenangkan persaingan di halaman search engine, maka web toko jilbab online anda haruslah dioptimalkan SEO-nya. Tentu saja untuk pekerjaan mengoptimasi SEO membutuhkan tenaga ahli SEO setingkat master SEO Indonesia yang memiliki kemampuan tingkat dewa agar konten hijab maupun foto jilbab yang anda jual dapat muncul di halaman satu google ataupun bila memungkinkan untuk berada di ranking pertama hasil pencarian tentang keyword bisnis jilbab, usaha jilbab ataupun bisnis kerudung islamic.

 

Demikian tulisan yang membahas tentang sukses berbisnis jilbab online menggunakan SEO untuk menopang pemasaran online, atas perhatian dan kunjungannya ke blog ini diucapkan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pakar SEO Bisnis Online © 2017 Frontier Theme
error: Content is protected !!