Bisnis Online dan Jasa SEO

Bisnis Online Medan dan Jasa Ahli SEO Blogger Terbaik

Tips Menguntungkan Bagi Investor Dalam Berbisnis Investasi

Apakah anda calon investor yang berkategori pemula? Masih bingung pilih bisnis macam apa yang menguntungkan setelah anda berinvestasi? Nah, untuk menjawab beberapa pertanyaan tersebut, kami mencoba membahas tentang “Tips Menguntungkan Bagi Investor Dalam Berbisnis Investasi”.

 

Tips Menguntungkan Bagi Investor Pemula Yang Berminat Pada Bisnis Investasi di Indonesia

 

Mengapa kami tertarik membahas hal ini? Karena kami melihat sepanjang tahun 2017 banyak investor yang telah berhasil membukukan keuntungan pada berbagai sektor bisnis investasi yang dilakukannya.

 

Memang ikhwal memilih investasi yang menguntungkan, masih dianggap para pebisnis sebagai salah satu jalan untuk mengamankan uang atau modal yang dimilikinya. Dan tentu saja, pertimbangan yang utama benarkah investasi pada bisnis tersebut masih dianggap aman dan menguntungkan untuk diteruskan. Serta adalah wajar bila para investor untuk di tahun 2018 masih memandang perlu melakukan kegiatan bisnis investasinya. Maklum saja, sebagaimana diketahui bersama, bahwa parkirkan uang di bank dalam bentuk tabungan dan deposito bagi sebagian calon investor sudah tak menarik lagi dijalankan.

 

Ya, benar saja, investasi dalam bentuk tabungan pada berbagai bank di Indonesia meskipun resikonya rendah, tapi dianggap perputaran uangnya sangat lambat dan tak menguntungkan.  Mengapa? Hal ini disebabkan, bahwa uang yang ditanamkan pada bank nilainya makin berkurang karena terkena imbas adanya tekanan inflasi.

 

Kok bisa ya kena tekanan inflasi? Untuk menjawab hal ini kami akan memberikan contoh seandainya Anda saat ini ada memegang uang Rp 10 juta yang saat ini nilainya sangat lebih berarti bila dibandingkan pada masa yang akan datang. Sementara, yang yang disimpan dalam bank akan berkurang nilai ekonomisnya dari waktu ke waktu. Hasilnya, anda hanya akan dapat membeli lebih sedikit barang bila dibanding pada awal bulan dengan jumlah uang yang sama.

 

Nah, adanya resiko inflasi sebagaimana penjelasan diatas, secara langsung akan mendorong orang (baca investor) untuk melirik investasi yang bisa mengalahkan besaran tekanan inflasi dimaksud. Tak ayal kondisi ini bagi sebagian orang berjiwa bisnis, mulai mencari alternatif lain di luar tabungan dan deposito sebagai instrumen untuk investasi kedepannya. Bagaimana tidak, berbagai tawaran besaran suku bunga bank saja gagal untuk mengalahkan besaran inflasi yang terjadi dalam perekonomian Indonesia.

 

Seandainya kalaupun ada yang pihak perbankan yang berani menawarkan suku bunga tinggi, maka kami melihat bahwa hal itu pun tak mendapat jaminan dari pemerintah melalui LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). Perlu kita ingat bersama, bahwa LPS melalui kebijakan yang dikeluarkannya hanya berani menjamin simpanan pada nominal dan suku bunga tertentu saja. Misalnya saat ini LPS hanya menjamin nilai simpanan maksimal Rp 2 miliar di satu bank dengan tingkat suku bunga 7,5%. Selebihnya, resikonya adalah menjadi tanggungan penyimpan.

 

Nah, terkait dengan hal itulah, maka banyak para investor terutama investor pemula yang secara berhati-hati dan perlu mempertimbangkan instrumen investasi lain di luar tabungan dan deposito yang sanggup melawan adanya tekanan inflasi seperti yang telah kami jelaskan diatas. Ya, minimal kekayaan yang sudah didapat tidak berkurang dan tergerus akibat terjadinya inflasi.

 

Lalu, jenis bisnis apa saja yang perlu menjadi sasaran bagi para investor untuk berinvestasi di tahun 2018 ini? Kami melihat, ada beberapa instrumen yang berkategori aman dan bisa untuk dipilih para investor, khususnya investor pemula, dimana instrumen tersebut adalah sebagai berikut:

 

1) Investasi di Reksa Dana

Berinvestasi pada sektor reksa dana, telah dimaknai para investor sebagai investasi yang terbilang mudah dan gampang dilakukan. Bahkan, nominal investasinya pun bisa di mulai dari kisaran Rp 100 ribu.

 

Memang sebagaimana diketahui bersama, bahwa jenis reksa dana ada beragam jenis, mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, saham, campuran, dan lain sebagainya.

 

Lalu, gimana cara berinvestasinya? Cukup dengan mencari produk reksa dana yang sesuai dengan anda, kemudian tentukan yang menjadi manager investasinya, jangan lupa untuk membaca secara seksama prospektus yang dimiliki, dan kalau tertarik silahkan untuk membeli, kemudian silahkan anda untuk transfer dananya. Nah, cara belinya juga berkategori sangat gampang dan mudah, yakni: bisa melalui para manager investasi atau bisa beli secara langsung lewat bank yang ditunjuk sebelumnya.

 

Disamping itu, membuka rekening reksa dana adalah layaknya seperti membuka rekening di bank. Dimana para investor tinggal isi formulir, sertakan identitas diri (seperti KTP, SIM), dan pastinya siapkan dana atau uang yang hendak diinvestasikan.

 

Bicara tentang keuntungan yang diperoleh para investor, maka dapat dilihat dari satuan reksa dana yang nantinya akan dihitung berdasarkan unit penyertaan (UP) dan nilai aktiva bersih (NAB). Contohnya, seandainya harga reksa dana produk XY harga NAB Rp 1.200, maka kalau anda membeli 1.000 UP butuh dana Rp 1,2 juta. Nah, ketika akhir tahun NAB seandainya menjadi Rp 1.500, maka hitungannya Anda mendapatkan untung Rp 300 ribu. Bila sebaliknya terjadi, seandainya NAB turun menjadi Rp 1.000, maka anda selaku investor akan rugi Rp 200 ribu. Ketika NAB turun, keputusan yang paling bijak adalah tidak menjualnya agar anda tak mengalami kerugian.

 

2) Investasi Pada Jenis Saham

Nah, jenis investasi ini pada prinsipnya menuntut pengetahuan dan insting membaca perkembangan harga saham. Mengapa? Karena bermain pada sektor saham memiliki resiko cukup tinggi mengalami kerugian. Maka oleh karena itu, para investor terutama investor pemula perlu melakukan strategi kalkulasi yang matang, terukur, dan bukan spekulatif.

 

Mengawali bermain investasi saham ini, hampir mirip dengan reksa dana. Dimana para investor, tinggal buka rekening di sekuritas. Oleh karenanya, carilah perusahaan sekuritas yang sudah punya reputasi baik atas layanan yang ditawarkannya selama ini, seperti perihal beban biaya yang rendah dan kekuatan modalnya.

 

Nah, untuk terdaftar sebagai investor pada sektor saham ini, maka kaan membutuhkan dokumen resmi, antara lain adalah: adanya salinan identitas diri, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan berkas-berkas lain yang diminta dan dipersyaratkan oleh perusahaan sekuritas tempat anda akan menanamkan saham.

 

Setelah semuanya terpenuhi, biasanya rekening akan aktif minimal dalam waktu 3 X 24 jam setelah anda menyetor deposit yang sesuai dengan keinginan anda dalam hal berinvestasi. Barulah kemudian anda bisa bertransaksi saham secara aktif.

 

Nah, saat ini bila ada memiliki rencana untuk berinvestasi dalam hal bermain saham, sebenarnya tidak memerlukan modal uang dalam jumlah besar. Ya, menurut kami modal yang dibutuhkan mulai dari Rp 5-10 juta sudah bisa bertransaksi saham dan memberikan anda keuntungan.

 

3) Investasi Emas

Kalau berinvestasi emas, banyak kalangan yang menganggapnya sebagai investasi yang paling aman paling rendah risikonya sebagai instrumen dalam bisnis investasi. Meskipun begitu, kalau dicermati bahwa sebenarnya harga emas tidak memberikan kemudahan “cashflow”, seperti yang ada pada instrumen investasi lainnya. Sebab, emas baru akan menjadi likuid ketika sudah dijual lagi.

 

Seandainya anda sudah teguh dan mantap berinvestasi pada produk emas ini, maka kami sarankan agar membeli secara langsung ke PT Antam. Mengapa? Karena akan dilengkapi dengan dokumen resmi. Disamping itu, kami juga menyarankan agar anda senantiasa menyimpan emas anda di tempat yang aman dan kalau perlu menyewa deposit box yang ada disedikan oleh pihak perbankan.

 

Nah, kalau berbicara tentang emas, maka dari segi harganya dapat kami jelaskan bahwa emas batangan dengan berat di atas 50 gram pada prinsipnya akan lebih murah bila dibandingkan dengan harga emas pecahan kecil, seperti 5 gram maupun 10 gram. Namun, meskipun begitu bila seandainya diukur dari sisi likuid-nya, maka emas pecahan kecil akan lebih mudah untuk dijual kembali dikarenakan nilainya tidak sebesar daripada emas pecahan besar.

 

Bila uang yang anda miliki adalah dalam jumlah yang sangat terbatas, maka lebih baik anda menabung emas dengan pecahan kecil saja, serta kami sarankan agar menjual emas tersebut ke pembeli langsung ketimbang ke toko emas (sebab toko emas akan melakukan potongan harga jual).

 

5) Investasi Pada Sektor Properti

Memang berinvestasi pada sektor property ini membutuhkan modal yang lumayan gede. Tapi, meskipun begitu, anda selaku para calon investor tak perlu takut berinvestasi properti. Bila keuangan anda cukup terbatas, maka anda bisa memulainya dengan membeli rumah “seken” dengan harga di bawah Rp 500 juta.

 

Mengapa? Karena kami melihat bahwa harga pasar untuk rumah dikisaran harga di bawah Rp 500 juta, saat ini sangat banyak diberbagai daerah di Indonesia dan prospeknya sangat menguntungkan bila digeluti sebagai bisnis jual beli rumah. Di Kota Medan saja, kami melihat bahwa rumah seharga itu bisa disewakan kepada keluarga muda (baru menikah) yang cenderung dananya terbatas.

 

Nah, urusan untuk menetapkan harga sewanya juga tergolong sangat gampang. Dimana, rata-rata harga sewanya di kisaran 4-10 persen dari harganya. Ya, meskipun masih tergantung pada lokasi lingkungan rumah tersebut. Tapi, kalau sudah berkategori “full furnish”, maka harga sewanya bisa lebih mahal lagi.

 

Adapun keuntungan dari investasi di bidang properti ini adalah adanya kenaikan harga rumah yang terjadi setiap tahunnya. Tentu hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang yang mau berinvestasi properti. Rata-rata kenaikan harga bisa terjadi pada rentang 10-20 persen, sehingga hal ini sangat menggiurkan buat para calon investor. Kenaikan harga property bisa lebih tajam lagi, jika di lokasi tersebut dibangun jalan tol maupun pembangunan infrastruktur pendukung lainnya.

 

Disamping itu, berinvestasi di sektor properti ini juga tak selamanya harus menggunakan dana sendiri. Dimana anda bisa mengajukan pembiayaan melalui program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) ke bank nasional. Tapi tentu saja sebelumnya harus sudah melewati perhitungan dan perencanaan yang matang.

 

Nah, itulah berbagai tips yang dapat kami bagikan untuk anda para investor, terkhususnya bagi investor pemula tentang berbagai jenis investasi yang bisa memberikan keuntungan bagi anda. Nah, kami berharap bila sudah teguh dan analisa anda bahwa investasi tersebut bakalan menguntungkan anda, maka segeralah lakukan aksi untuk berinvestasi untuk memaksimalkan uang lebih yang anda miliki setelah sebagian besar habis untuk dikonsumsi. Atau sarankan kami, anda bisa action untuk menekan gaya hidup yang lebih hemat lagi untuk berinvestasi.

 

Kemudian juga, jangan anda langsung berpikiran bahwa berinvestasi itu membutuhkan modal besar dan membutuhkan ilmu tingkat expert, tetapi cukup dengan memulainya dari investasi yang terkecil yang berada di lingkungan sekitar anda dan dapat memberikan keuntungan dari uang yang anda tanamkan. Itu sudah lebih dari cukup untuk melakukan investasi terbaik dan menjadi investor terbaik pula.

 

Sekian dan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kontes SEO Bisnis Online © 2017 Frontier Theme
error: Content is protected !!