Bisnis Online dan Jasa SEO

Bisnis Online Medan dan Jasa Ahli SEO Blogger Terbaik

Tips Sukses Bisnis Jualan Kaki Lima (K-5)

Disepanjang tahun 2018, usaha dalam bentuk jualan di kaki lima (k-5) telah mencuri perhatian bagi kalangan pebisnis untuk menambah pundi-pundi uang mereka. Sehingga bisnis jualan kaki lima yang memanfaatkan emperan toko, halaman rumah milik pribadi yang terletak di pinggir jalan besar atau fasilitas umum lainnya untuk para pejalan kaki telah memberikan secercah harapan bagi para pedagang dan/atau pengusaha kecil untuk memulai bisnis kaki lima di mana saja dan kapan saja.

 

Bisnis Usaha Jualan Kaki Lima

 

Memang kalau dicari tahu dari berbagai referensi, saat ini telah banyak yang membagikan pengalaman ataupun menceritakan tentang tips kesuksesannya membangun bisnis dengan berjualan di kaki lima, baik yang dijalankan sebagai bisnis kaki lima online maupun offline. Tentu hal ini sedikit banyaknya telah memotivasi para calon pedagang, penjual atau pebisnis kecil untuk serius menekuni bisnis ini. Bahkan, kami melihat dari beberapa tips sukses yang dibagikan, kami pernah membaca bahwa ada para pebisnis kaki lima yang berhasil meraup keuntungan jutaan rupiah perharinya bahkan ada yang ratusan dan milyaran rupiah setiap bulannya dari hanya berjualan di kaki lima. Benar tidak ya ???

 

Tapi, terlepas dari itu semua, bahwa benar saat ini telah banyak usaha kaki lima yang meraih sukses, bahkan ada yang sampai memiliki brand terkenal yang digunakan oleh berbagai pebisnis lokal sebagai mitra bisnisnya. Lihat saja, seperti: konsep berjualan tahu dengan brand “tahu chrispy” atau brand “bakso raksasa” yang cukup membooming di Indonesia, tidak hanya di Kota Medan.

 

Ya, konsep dengan cara berjualan memanfaatkan lokasi pinggir jalan ini, mulai dimodifikasi pada jaman now ini, sehingga saat ini banyak ditemukan bisnis waralaba untuk pedagang kaki lima. Meskipun secara umum, jualan di kaki lima (BK-5) adalah bisnis yang tempat usahanya adalah memanfaatkan lokasi jalanan (bisa di beram jalan, trotoar, emperan toko, memakai halaman depan rumah, dlsb), dan jenis produk yang dijual juga sangat murah dan beraneka ragam, serta dapat menggunakan kereta sorong, becak ataupun mobil yang dimodifikasi secara khusus untuk berjualan di kaki lima.

 

Jadi, jangan heran ya, bila anda menemukan banyaknya bisnis kaki lima yang mulai dirambah secara serius oleh para pengusaha bisnis waralaba dengan biaya realtif murah dan sangat mudah ditemukan oleh masyarakat umum sebab dijajahkan pada di lokasi kaki lima dan atau emperan toko-toko disepanjang jalanan kota.

 

Alasan Memilih Berjualan Kaki Lima (K 5)

 

Tidak semua pebisnis ataupun pengusaha yang bernasib baik, yakni memiliki modal uang yang cukup. Nah, modal uang inilah yang menjadi alasan dan melatarbelakangi semakin banyaknya para pengusaha kecil yang memilih tempat atau lokasi memasarkan produknya di kaki lima (k-5). Disamping itu, alasan lain adalah disebabkan “keramaian jalanan”, yang mana setiap menitnya selalu saja banyak orang yang berlalu lalang, sehingga peluang untuk mendapatkan konsumen atau pembeli sangat terbuka lebar dari pada berkeliling kota ataupun keliling kampung untuk berjualan.

 

Tentu sebelum berjualan di kaki lima, misalnya di emperan toko maka terlebih dahulu haruslah mengantongi izin dari sang pemilik toko. Mengapa ? Karena sedikit banyaknya, kehadiran pedagang kaki lima akan mengganggu para pelanggan toko tersebut, misalnya bila hendak berbelanja dan ataupun memparkirkan kendaraannya.

 

Tidak hanya itu saja, dengan kehadiran pejualan kaki lima yang posisinya tepat berada didepan ataupun samping toko tersebut, sedikit banyaknya akan mengurangi keindahan (estetika) dari toko tersebut dimata para pelanggannya. Disamping limbah jualan ataupun sampah yang dihasilkan oleh pedagang kaki lima, sedikit banyaknya juga dapat mengurangi rasa nyaman pelanggan yang hendak berbelanja di toko tersebut.

 

Begitu juga halnya dengan orang-orang yang berjualan tepat berada di depan halaman rumah seseorang, tentu haruslah mendapatkan izin terlebih dahulu dari sang pemilik halaman rumah. Nah, izin dimaksud juga bisa saja sampai yang bersifat sewa menyewa tempat yang harganya sangat miring bila dibandingkan dengan menyewa tempat layaknya sebuah tempat untuk berdagang seperti biasanya.

 

Jadi alasan utama seseorang itu lebih memilih berjualan di area kaki lima adalah karena faktor keuangan yang kecil namun juga dapat menjangkau calon pembeli atau pelanggan yang ramai berlewatan setiap menitnya.

 

Tips Sukses Berbisnis Jualan Kaki Lima

 

Sebagaimana penjelasan tentang alasan lebih memilih berjualan di area kaki lima (k-5), maka pada kesempatan ini kami akan membagikan tentang tips untuk bisa sukses berbisnis jualan kaki lima, yakni:

 

1) Pemilihan Lokasi Yang Strategis

 

Memang, bisnis apapun itu, lokasi yang strategis adalah sebagai salah satu tolak ukur yang sangat menentukan untuk meraih kesuksesan dalam usaha yang ditekuninya. Nah, bagi anda para pebisnis bermodal kecil yang ingin jualan kaki lima, maka sangat kami sarankan agar memilih lokasi yang sangat ramai, seperti dekat dengan sekolah, lokasi pabrik, tempat rekreasi, area kampus, tempat kos-kosan, pusat perbelanjaan, komplek perumahan, tempat les privat, dekat dengan rumah sakit, dekat dengan stasiun, dan lain sebagainya.

 

Lalu usaha jualan apakah yang sangat cocok dan dapat menjangkau kebutuhan banyak orang ? Pemilihan jenis usaha kaki lima haruslah mempertimbangkan faktor banyaknya orang yang membutuhkannya. Jenis usaha seperti jualan makanan dan minuman adalah sangat cocok apabila didirikan pada area yang dekat pusat keramaian, dengan begitu konsumen atau calon pembeli akan cepat mengetahui dan mudah menjangkau lokasi tempat berjualan.

 

2) Harga Yang Ditetapkan Tidak Mahal

 

Meskipun usaha ini dilakukan pada pinggiran jalan, namun tingkat persaingan usaha kaki lima adalah cukup ketat. Lihat saja, bahwa saat ini ada beberapa tempat usaha yang menjual makanan dan minuman yang sama. Ya, pada pokoknya bisa saja para pedagang dengan produk yang sama saling berdampingan berjualan, dan lain sebagainya.

 

Lalu bagaimana cara kita mensiasatinya agar bisa memenangkan persaingan ? Ya, tentu saja sebagai pebisnis haruslah memiliki naluri dan pintar-pintar dalam menentukan harga. Tentu saja menggunakan konsep harga yang bersahabat dan tidak terkesan membanting harga adalah dalam rangka untuk menjangkau kemampuan daya beli bagi kalangan umum. Dengan begitu, usaha jualan kaki lima milik kita bisa bersaing harga dengan pesaing lainnya. Tapi satu hal yang perlu diingat, bahwa jangan sampai menjatuhkan harga ataupun bertujuan untuk merusak harga pasar yang ada. Misalnya kita menurunkan harga sebesar Rp.100 – Rp.500, meskipun perbedaaan harga ini tidak begitu signifikan, tapi akan bisa berdampak yang cukup signifikan dalam hal mendongkrak keramaian penjualan, terutama yang memesan dalam partai besar.

 

3) Memaksimalkan Pelayanan dan Promosi

 

Bisnis yang baik haruslah memanfaatkan adanya pelayanan yang baik pula. Adanya pelayanan yang baik tentu akan berdampak sangat besar untuk mendongkrak volume penjualan. Seandainya dari pelayanan yang diberikan bisa menarik simpatik dari seluruh pelanggan yang berbelanja, maka pelanggan akan memperoleh rasa nyaman dan merasa puas dengan pelayanan maupun atas kualitas produk yang kita jual. Ya, dengan begitu produk yang di jual juga akan sangat mudah untuk di ingat oleh konsumen.

 

Nah, dari adanya pelayanan yang diberikan tersebut maka konsumen akan senang dan akan berpikir untuk datang kembali membeli produk yang kita jual. Tapi, pelayanan yang diberikan haruslah berkategori sebagai pelayanan yang terbaik, baik itu meliputi sopan santun, ramah tamah, menyapa, senyuman, dan tak lupa selalu mengucapkan kata terima kasih kepada setiap pelanggan.

 

Selain pelayanan yang baik, promosi juga menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan oleh para pebisnis kaki lima. Promosi memiliki arti sebagai usaha untuk memberitahukan keberadaan usaha kita kepada orang banyak. Promosi bisa dilakukan dengan cara lisan ataupun tulisan, maupun dalam bentuk digital. Secara lisan misalnya dapat dilakukan dengan cara obrolan dari teman yang satu ke teman yang lainya. Secara tulisan dan digital misalkan bisa menggunakan banner yang berisikan tentang produk yang sedang kita jual.

 

4) Jenis Produk Yang Akan di Jual ke Pasaran

 

Sebelum memulai bisnis, tidak ada salahnya terjun langsung untuk melakukan survei jenis produk kaki lima apa yang akan di jual dan sejauh mana potensi untuk bisa berkembang dan bersaing dengan sangat baik. Misalkan akan memulai bisnis kuliner, seperti jual makanan dan minuman yang akan di jalanin.

 

Disamping itu, selaku pebisnis juga diharapkan memiliki kemampuan yang cukup untuk bisa memprediksi jenis makanan dan minuman apa saja yang akan cocok di jual pada lokasi kaki lima yang akan kita tempati nantinya. Kami sangat sarankan, produk yang hendak di jual haruslah pula sesuai dengan kemampuan dan keahlian yang kita miliki. Artinya yang bersifat untuk memaksakan diri dan ikut-ikutan haruslah dihindarkan untuk menghindari terjadinya kerugian moril maupun materil.

 

Mengonlinekan Bisnis Jualan Kaki Lima

 

Di jaman now ini, bisnis jualan di kaki lima semakin banyak diminati oleh para pebisnis menengah maupun pebisnis besar. Lihat saja, saat ini banyak beredar bisnis waralaba atau franchise yang dibalut dalam bisnis pada dagangan kaki lima di emperan toko maupun super mall dan mini market. Seperti: munculnya waralaba pedagang kaki lima menjual es cream, kentang goreng, burger, milkshake, pizza, ayam goreng, tahu chrispy, keripik goreng renyah, dan lain sebagainya. Tentu keadaan ini memberikan gambaran bahwasanya bisnis dengan berjualan di kaki lima bukanlah bisnis kelas bawah yang tidak menjanjikan dalam memberikan keuntungan besar.

 

Yang lebih tidak masuk akal, jualan kaki lima yang dimotori oleh para pebisnis kelas menengah dan besar ini telah mempersonalisasikan dengan cara mengonlinekan bisnis ini menjadi bisnis online terbaru yang tangguh di jaman now, terutama dalam mendapatkan para mitra pedagang yang baru. Mitra jualan ini juga diberikan bimbingan dan tips maupun pelatihan khusus tentang bagaimana cara menjalankan bisnis ini agar cepat sukses dan menghasilkan keuntungan besar, meskipun pelaksanaannya adalah dengan memiliki tempat/lokasi di kaki lima.

 

Tentu jualan yang dimodikasi menjadi bisnis online seperti ini telah menggunakan sistem berbisnis modern dan juga memanfaatkan sistem manajemen global yang sangat cocok diterapkan kedalam jenis jualan online pada produk tertentu.

 

Tidak hanya itu saja, personalisasi bisnis jualan kaki lima jaman online serba modern ini juga telah memanfaatkan kecanggihan dunia digital, penggunaan media sosial (facebook, line, twitter, path, instagram, google plus, whatsapp), youtube, vlog, membuat dan mengoperasikan website / blog, linkedin, bergabung dalam komunitas kaskus online, bergabung dan menjadi member aktif pada marketplace tertentu, memasang iklan di google adsense (ads), yahoo ads, menjalin kerja sama pemasangan iklan di fb ads, instagram ads, dan lain sebagainya.

 

Khusus untuk pengoperasikan website/blog, jualan kaki lima yang bersifat waralaba ini juga tidak segan-segan bekerja sama dengan para “enginering website” profesional untuk menata ulang keberadaan website, sehingga terlihat lebih elegant, profesional dan nyaman dilihat oleh para pengunjung website.

 

Tidak sampai disitu saja, untuk membangun website ataupun blog yang berdaya saing unggul di search engine, para pebisnis kaki lima online jenis waralaba ini juga tak segan-segan membayar para pakar SEO Indonesia untuk menangani urusan memaksimalkan website agar bisa berada dihalaman terbaik google, khususnya di halaman satu.

 

Tujuan menggunakan jasa SEO dari pakar SEO Indonesia ini adalah untuk memperkenalkan bisnis jualan kaki limanya kepada calon-calon mitra pedagang yang baru, sekaligus juga dalam rangka untuk mempromosikan produknya ke banyak calon pelanggan yang lazim menggunakan jaringan internet dari seluruh penjuru dunia.

 

Disamping itu keberadaan SEO di jaman now juga telah dimaknai sebagai agen promosi online yang sangat handal dan gratisan yang bekerja tanpa henti (24 jam nonstop) untuk mempromosikan produk ataupun website yang bersangkutan di halaman search engine google, sehingga lambat laun akan dapat memangkas biaya promosi yang dikeluarkan oleh perusahaan, yakni berupa biaya pemasangan iklan pada berbagai media online yang ada, maupun pada blog jasa pasang iklan mandiri.

 

Itulah beberapa tips tentang jualan kaki lima baik yang akan dilakukan secara offline maupun online yang bisa kami bagikan, semoga bisa bermanfaat dan dapat membantu anda para calon pebisnis/pengusaha kaki lima untuk memulai usaha jualan apa saja yang memanfaatkan lokasi kaki lima dimanapun itu. Semoga sukses dan meraih keuntungan yang besar. Terima kasih atas perhatian dan kunjungannya ke website silaenseocom ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kontes SEO Bisnis Online © 2017 Frontier Theme
error: Content is protected !!