5 Tips Menulis Konten Berkualitas Untuk SEO Blog Lawyer

Pasca pembuatan website/blog advokat (lawyer) agar cepat terkenal dan memiliki trafik cukup tinggi, membutuhkan optimalisasi SEO (Search Engine Optimization). Salah satu tips mengembangkan blog khusus advokat adalah dengan menulis konten berkualitas untuk memenuhi asupan menduduki halaman pertama pada mesin pencarian tidak hampa.

 

Target peringkat pertama atau setidaknya masuk sepuluh besar merupakan keinginan para pemilik website pengacara, blogger dan tenaga jasa pemasaran (marketing) berbasis internet (online). Artinya, optimalisasi SEO (Search Engine Optimization) menjadi salah satu cara yang dapat membantu siapa saja mewujudkan keinginan memasarkan jasa lawyer melalui mesin pencarian, bahkan ke banyak channel haluan digital.

 

Tak dapat terbantahkan, eksistensi konten berkualitas menjadi mata rantai kebutuhan optimalisasi SEO berkelanjutan. Mengapa? Karena, konten merupakan kumpulan informasi, edukasi atau hiburan yang dapat di terapkan pada media atau produk elektronik. Konten itu sendiri dapat berupa artikel, infografik, video, animasi explainer, e-book dan e-magazine.

 

Bagi web/blog lawyer (baik dalam wujud lawfirm atau pun kantor pengacara personal), maka adanya konten yang berkualitas akan mampu menarik banyak pembaca (klien) untuk membaca konten hukum yang kamu tulis dan bagikan. Tentu hal ini akan semakin mempermudah pengacara untuk mengembangkan strategi jitu saat melakukan optimalisasi SEO dan menaikkan rating website pada mesin pencarian, sehingga mudah di cari dan di temukan.

 

Baca juga: Strategi Marketing Jasa Pengacara dan Legal Preneur

 

Dalam catatan silaenseo.com, ada beberapa tips yang dapat dilakukan agar konten-konten terkait untuk menunjang pekerjaan lawyer semakin optimal dan berkualitas, yaitu:

 

1) Topik Konten Harus Tepat

Sebelum membuat konten, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menentukan topik (niche) konten yang akan di tulis atau di publikasikan. Adanya topik ini bertujuan agar konten yang di tulis lebih sistematik, terstruktur dan terarah. Jika sudah memiliki topik hukum untuk di tulis, tentu akan mudah pula untuk membuat konten yang berkualitas dengan alur penulisan yang mudah di pahami calon klien.

 

Agar target mengenai market, sesuaikan topik konten yang akan di buat dengan niche website advokat yang kamu punya. Jika bingung menemukan topik apa yang akan dibahas secara berkelanjutan, maka silahkan mencari apa yang sedang trending di mesin pencari melalui alat bantu, misalnya Google Trends.

 

Baca juga: Cara Membuat Konten Jadi Ranking Satu di Google

 

2) Menggunakan Kata Kunci yang Tepat Pada Market

Setelah mendapatkan topik yang di inginkan, selanjutnya tentukan kata kunci yang tepat dengan topik hukum yang hendak kamu buat dan publikasi pada blog pengacara. Pasalnya, percuma bila sudah menemukan topik yang lagi trend di Google, tapi salah kaprah dalam menggunakan kata kunci.

 

Untuk mendapatkan tujuan, kamu bisa menggunakan tools online seperti Google Keyword Tools atau KWFinder untuk mencari kata kunci yang tepat untuk konten kepengacaraan. Ingat, eksistensi kata kunci akan memudahkan pembaca/klien untuk menemukan konten dan blog/web lawyer kamu di Google.

 

Menentukan orang yang akan menjadi target klien, sedikit banyaknya akan menghabiskan waktu dan upaya menulis konten yang mengarahkan peningkatan jasa law firm dari klien potensial. Pekerja SEO harus bisa berpikir bahwa target klien ada di internet, tetapi hanya kelompok tertentu dari pengguna online yang mencari layanan jasa pengacara dari kantor lawfirm.

 

Untuk fokus pada kualitas pengguna jasa hukum yang lebih baik, seseorang yang siap untuk menyewa pengacara hari ini, penting untuk menentukan orang yang berbeda dari klien.

 

Eksistensi seorang klien adalah representasi dari tipe orang yang akan menjadi klien terbaik untuk menggaet klien firma hukum dari media internet. Dimana, klien ini dari waktu ke waktu sangat bervariasi antara firma hukum yang berbeda, tergantung pada jenis layanan bantuan hukum yang dipraktikkan. Inilah yang membuat mengapa penting bagi pemilik web/blog firma hukum untuk melihat secara spesifik orang yang bakalan jadi klien untuk jasa lawyer nya.

 

Bagaimanapun, sangat penting untuk menentukan kepribadian pelanggan sebagai satu strategi target sebelum menulis konten apa pun di blog advokat. Memiliki gagasan yang bagus tentang apa yang menjadi target pelanggan dari jasa lawyer tertentu bisa cepat sukses disebabkan adanya hanya pengalaman dalam pemasaran digital yang diterapkan dalam website law firm.

 

Nah, dengan memahami untuk siapa menulis konten hukum, maka akan memiliki peluang lebih baik untuk menciptakan sesuatu yang relevan dan berguna dari tujuan membuat blog khusus layanan jasa advokat. Akan efektif, tak salah untuk mencoba menempatkan diri sendiri dari sudut pandang alasan klien membutuhkan layanan bantuan hukum dari seorang pengacara. Hal tersebut penting di pahami agar mendapatkan jawaban orang-orang macam apa yang akan menghadapi tantangan dari proses hukum yang terjadi sejak awal untuk mendefinisikan orang-orang yang akan jadi pelanggan profesi pengacara.

 

Secara digital marketing SEO, kamu dapat menggunakan strategi dari alat bantu Google Analytics untuk memeriksa demografi lalu lintas web. Alat bantu ini dapat membawa kamu semakin lebih dekat dengan pelanggan target profesi pengacara.

 

Demografi tersebut bisa meliputi bidang: a) waktu; b) jenis kelamin; c) lokasi geografis; d) jabatan dan gaji; e) tingkat pendidikan; f) keluarga; g) dan sebagainya.

 

Baca juga: Pemasaran Internet Untuk Firma Hukum

 

3) Membuat Judul yang Menarik Tapi Bukan Klik Bait

Tahukah kamu, bahwa judul merupakan elemen penting dalam sebuah konten? Judul bertujuan untuk memberikan ‘bocoran’ gambaran apa sebenarnya yang akan di sampaikan melalui konten yang di tulis. Oleh karena itu buatlah judul yang jelas, padat, menarik dan jujur, tapi tidak menyesatkan orang yang membaca.

 

Apabila konten berisi tutorial yang ada jumlahnya atau tips menangani perkara yang dapat membuat ada jumlahnya, caranya bisa menambahkan jumlah angkanya sebagai judul agar menarik klien. Contoh : ‘5 Tips Sukses Memenangkan Gugatan Melalui Pengadilan Niaga’.

 

Selain itu, kamu juga harus menyertakan kata kunci di judul, agar konten kamu mudah ditemukan pembaca. Misal kata kuncinya tips gugatan atau tips menang di pengadilan niaga, dan sebagainya.

 

4) Menciptakan Engaging Content

Engaging Content merupakan sebuah konten yang menawarkan suatu perspektif baru pada profesi lawyer. Bisa berisi suatu pengetahuan atau ilmu hukum, sesuatu yang bermanfaat dan menginspirasi. Konten yang engaging akan memberikan sesuatu yang belum pernah dilihat klien/pembaca sebelumnya. Nah, dengan konten yang seperti ini akan mengundang banyak pengunjung website advokat dan atau firma hukum tidak hanya sekedar membaca namun juga aktif untuk berkomentar.

 

Dengan konten yang engaging, mesin pencari Google juga akan menilai apakah konten tersebut sudah bisa menciptakan ‘hubungan mesra’ dengan pengunjung website itu sendiri. Jika hal ini sudah terwujud, tentu ini sangat baik dalam membantu meningkatkan posisi website di Google, Alexa dan Moz. Tak sampai hanya di situ, konten yang engaging secara signifikan akan meningkatkan jumlah page authority (PA) dan domain authirity (DA) yang berpengaruh besar untuk mendongkrak kepercayaan mesin pencari menampilkan konten kamu menjadi sitelink dan atau pada posisi di page zero.

 

Oleh karena itu, cobalah untuk membuat konten yang bisa menimbulkan reaksi positif dari tiap klien/pembaca.

 

5) Memasukkan Link Terkait (Relevan)

Tentu kamu tidak ingin pembaca atau pun klien ‘cuma numpang lewat’ saja di website/blog law firm kamu. Untuk itu, penting ada satu strategi yang harus dilakukan untuk membuat pembaca ‘betah’ secara terus membaca konten-konten yang ada di website/blog. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menghubungkan satu artikel dengan artikel lain yang saling berhubungan (memiliki relevansi).

 

Strategi tautan link ini dilakukan untuk memancing pengunjung blog/website untuk aktif meng-klik konten lainnya setelah selesai membaca satu jenis konten yang sudah di publikasi. Satu hal yang wajib di perhatikan adalah link yang di masukkan harus sesuai dan valid, jangan sampai salah mentautkan link, karena sekali saja pembaca meng-klik dan ternyata itu salah, mereka tidak akan mau kembali lagi ke website kamu. Selain itu, bounce rate pada website kantor pengacara mu menjadi tinggi. Hal ini kurang baik bagi kesehatan web/blog secara keseluruhan.

 

Nah, setelah membaca kelima tips diatas, seharusnya owner blog advokat kamu sudah mendapat gambaran bagaimana cara membuat konten-konten hukum yang berkualitas dan menjadi solusu alternatif bagi pembaca/calon klien. Tapi, penting di pahami bahwa optimalisasi SEO merupakan pekerjaan yang membutuhkan waktu yang relatif panjang dan berkesinambungan. Ibarat, maraton dalam cabang olah raga lari, tidak bisa di dapat dalam waktu yang cepat, harus konsisten dan tetap fokus dengan kesabaran tingkat tinggi.

 

Jika kamu mengalami kesulitan atau masih selalu gagal melakukannya, jangan membuang waktu lebih banyak lagi. Silahkan gunakan jasa SEO atau jasa pemasaran digital online sebagai satu layanan agensi digital marketing yang dapat membantu kamu melakukan optimalisasi SEO sesuai dengan keyword yang di targetkan untuk website orientasi bisnis khusus profesi lawyer.

 

Baca juga: Eksistensi Jasa SEO Bagi Pemasaran Digital yang Optimal

 

Dengan jasa SEO maka asupan atas kemahiran copywriting yang dimiliki para marketer profesional akan terjamin keberadaannya, dan juga secara efektif dapat membantu kamu menghasilkan konten yang berkualitas, original, pilar dan abadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *