7 Jenis Digital Marketing Untuk Bisnis Kuliner

Penggunaan digital marketing semakin masif dilakukan oleh pelaku bisnis kuliner di Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa pelaku bisnis makanan dan minuman ini telah familiar, dan sadar betul bahwa usahanya tidak lagi bertumpu pada pemasaran konvensional. Pasalnya, strategi digital marketing dikenal relatif lebih murah dan mudah dibandingkan melakukan pemasaran lewat media cetak, radio, maupun TV.

 

Selain keuntungan diatas, digital marketing juga memiliki banyak jenis yang dapat dipilih, dan seluruhnya lebih mudah di monitor sebagai satu kesatuan bisnis online yang terkenal kekinian. Karena banyaknya jenis dan contoh digital marketing, mau tak mau kamu harus paham dengan istilah tersebut. Tujuannya agar semakin memudahkan kamu untuk menentukan strategi seperti apa yang tepat dan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai dalam bisnis kuliner.

 

Agar tidak bingung, mending baca hingga selesai 7 contoh marketing canggih sehingga kamu dapat referensi tentang jenis digital marketing yang patut kamu coba dan pelajari untuk kemajuan bisnis kuliner yang kamu rintis ke depan.

 

 

1) Content Marketing

Content marketing, platform yang fokus pada proses pembuatan dan pendistribusian konten ke target customer dari bisnis kuliner mu. Tipe marketing yang satu ini, lebih menekankan pada pembuatan konten yang konsisten, bernilai, relevan, dan engaging bagi audiens dan calon mitra bisnis online.

 

Dengan membuat konten yang banyak dicari oleh audiens, ragam menu kuliner pun bisa lebih mudah menarik pelanggan. Perkembangan terakhir, rata-rata bisnis kuliner di Indonesia telah menerapkan content marketing, baik melalui website perusahaan (baik produk atau jasa), blog pribadi untuk pemasaran, video, podcast, e-book, dan lain sebagainya.

 

Menelisik: Cara Membuat Konten Pemasaran Ranking Pertama di Google

 

Nah, content marketing yang kamu buat dan selanjutnya di posting haruslah berkualitas, original, dan sangat menarik. Bila perlu yang dapat memberikan satu jawaban atau solusi atas kebutuhan yang sedang dicari para pengguna internet pada saluran pemasaran online.

 

2) Instant Messaging Marketing

Sekarang ini hampir semua orang terhubung ke aplikasi instant messaging seperti Whatsapp, Telegram, LINE, atau Facebook Messenger. Masyarakat Indonesia lebih banyak menggunakan layanan aplikasi pesan online. WhatsApp (WA) merupakan aplikasi yang paling diminati masyarakat dalam berkomunikasi lewat internet.

 

Menurut data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di tahun 2019, ada sekitar 83% dari 171 juta pengguna internet Indonesia adalah pengguna Whatsapp yang menghubungkan antara masyarakat.

 

Jika bisnis kuliner ingin mencapai target pasar yang luas secara lebih personal, instant messaging marketing bisa menjadi pilihan untuk memasarkan produk makanan dan minuman, sekaligus salah satu cara berjualan online. Pasalnya, orang akan lebih mempercayai informasi yang dikirim via aplikasi chat dibandingkan lewat SMS atau pun email.

 

3) Social Media Marketing

Salah satu jenis digital marketing yang hampir digunakan oleh seluruh bisnis yang berkembang di Indonesia adalah social media marketing. Lewat media sosial, kamu bisa menarik pembeli, meningkatkan kesadaran orang akan brand bisnis yang sedang dijalankan, bahkan membangun hubungan dengan pelanggan dan kolega.

 

Baca juga: Perluas Pemasaran Kuliner, Gabung ke Merchant Ojol

 

Sekarang ini, ada banyak platform media sosial yang bisa kamu pilih mulai dari Instagram, Linkedin, Twitter, Facebook, dan banyak lagi. Pilih media sosial yang sesuai dengan target pasar yang ingin dimasuki. Misalnya, konten bisnis kuliner-mu menekankan pada visual, Instagram kemungkinan pilihan yang lebih sesuai untuk memasarkan atau mempromosikan menu makanan dan minuman yang ada di restoran mu.

 

Jika spesialisasi bisnis kuliner mu adalah B2B, LinkedIn jadi platform yang tepat untukmu. Melakukan social media marketing juga tidak memerlukan budget besar-besaran. Bahkan, kamu bisa melakukannya secara gratis.

 

4) Affiliate Marketing

Jika tujuanmu adalah agar restoran milik kamu semakin dikenal banyak orang, strategi marketing yang satu ini bisa diterapkan. Dalam affiliate marketing, kamu bisa berpartner dengan seseorang influencer, atau sebuah bisnis untuk mempromosikan bisnis kamu.

 

Telaah juga: Ide Mempromosikan Coffee Shop Agar Ramai Pengunjung

 

Kolaborasinya bisa diwujudkan dalam banyak bentuk, mulai dari konten media sosial, konten blog, kode diskon, content placement, guest posting, dan sebagainya. Untuk jenis digital marketing yang satu ini, kamu tentu membutuhkan budget tertentu untuk bekerja sama dengan orang tersebut.

 

5) Email Marketing

Biasanya email marketing digunakan untuk pemasaran yang sifatnya langsung seperti menyampaikan informasi atau update, penawaran, promo, dan sebagainya. Namun, email marketing juga bisa digunakan untuk berinteraksi dengan pelanggan.

 

Meski jenis pemasaran ini sudah dikenal lama, namun masih sangat efektif digunakan. Kemungkinan besar, pelanggan kuliner akan menerima banyak email setiap harinya. Maka itu, kamu perlu menerapkan sejumlah strategi dalam melakukan email marketing. Tujuannya agar email-mu dibaca dan tidak masuk ke kotak spam.

 

Baca juga: Cara Agar Kedai Kopi Tetap Survive

 

Selain itu, penting untuk mencari tahu kapan waktu yang tepat untuk mengirim email dan terus update mailing list bisnis kuliner. Supaya tidak repot, kamu bisa menggunakan jasa email marketing tools yang saat ini sudah banyak dipasarkan.

 

6) Pay-Per-Click (PPC)

Pay-per-click merupakan model advertising di mesin pencari, seperti Google. Pada dasarnya, model ini digunakan agar web kuliner online-mu bisa muncul di paling atas pada hasil mesin pencari dengan cara berbayar.

 

Jadi, kamu akan mendapat tagihan setiap kali website kuliner online milikmu mendapatkan klik yang real. Biayanya tergantung pada kualitas situs website atau blog kuliner dan kata kunci (keyword) yang dipilih. Strategi PPC ini bisa menjadi solusi jangka pendek untuk memasarkan bisnis restoran mu dan cara berjualan online yang efektif untuk menawarkan promo-promo tertentu.

 

7) Search Engine Optimization (SEO)

Pemasaran yang memanfaatkan SEO dilakukan untuk mengoptimasi agar website restoran online-mu punya ranking yang bagus pada hasil mesin pencari. Lalu, apa bedanya dengan PPC? Kalau PPC sifatnya berbayar, sedangkan SEO sifatnya organik dan gratis.

 

Ingat, bahwa kebiasaan para pengguna search engine (googling) banyak yang malas pindah ke halaman 2 saat mencari produk makanan dan minuman atau mencari sesuatu di mesin pencari. Oleh karena itu, SEO penting jika kamu mau web restoran online milikimu mudah ditemukan calon pembeli dan mendapat traffic yang tinggi.

 

Berbeda dengan proses PPC, penggunaan SEO ini sifatnya jangka panjang dan sulit untuk digeser. Tentu saja sepanjang teknik SEO yang diterapkan sesuai dengan algoritma yang disyaratkan search engine. Lalu, bagaimana cara dan tips menerapkannya? Salah satunya adalah dengan memilih kata kunci (keyword) yang tepat dan memastikan website kuliner online-mu benar-benar SEO friendly.

 

Baca juga: Cara Menjadi Ahli SEO Sekaligus Pakar Internet Marketing

 

Kalau kamu gak mau pusing, kamu bisa menggunakan jasa pembuatan restoran online sehingga website bisnis kuliner online kamu lebih optimal. Atau bisa juga menghubungi jasa SEO dan ahli marketing terdekat dengan lokasi usaha agar memudahkan untuk berkonsultasi dan atau melakukan kerjasama.

 

Itulah 7 (tujuh) jenis digital marketing berbasis internet marketing untuk bisnis kuliner atau pun online marketing untuk restoran. 7 contoh digital marketing diatas dapat kamu lakukan sendiri dan juga yang membutuhkan jasa dari pihak ‘ketiga’ lain, seperti jasa email marketing, jasa layanan SEO ataupun jasa pembuatan web/blog restoran online.

 

Semoga setelah membaca artikel ini, kamu bisa langsung mencoba untuk eksplor satu per satu jenisnya supaya tahu kira-kira yang mana yang cocok dan menghasilkan bila diterapkan pada bisnis kuliner kamu. Semoga sukses.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *