Pemasaran Properti

9 Strategi Pemasaran Properti Saat Pandemi dan PSBB

Adanya serangan virus corona yang terjadi di berbagai daerah mengakibatkan terganggunya hampir semua industri bisnis pada berbagai sektor, termasuk properti. Kondisi saat ini semakin parah dengan dikeluarkannya kebijakan PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar seperti yang diberlakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta yang efektif berlaku hari ini (14/9) hingga dua minggu ke depan (evaluasi).

 

Pemberlakuan PSBB secara ketat untuk wilayah DKI Jakarta sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2020 yang tujuannya adalah untuk fokus mengurangi mobilitas masyarakat ibu kota, pembatasan aktivitas sosial, dan mengurangi penularan di klaster perkantoran.

 

Kondisi diatas menjadi tantangan yang sangat berat, khususnya bagi tenaga pemasaran properti, apa itu jual rumah, sewa ruang perkantoran, penjualan ruko, dan lain sebagainya. Selain menghadapi pandemi virus corona, dihadapkan pula banyak pelaku bisnis yang untuk sementara waktu menghentikan kegiatan bisnis hingga batas waktu tidak pasti. Sebagian lagi menjalankan aksi mending melakukan ‘wait and see’ sampai perekonomian dan atau daya beli masyarakat membaik.

 

Baca juga: Cara Mengembangkan Strategi Pemasaran Buat Bisnis

 

Untuk mengatasi hal ini, seorang tenaga pemasaran properti harus progresif dan inovatif, serta perlu melakukan perubahan pola strategi memasarkan properti. Sehingga dengan kondisi yang serba sulit seperti saat ini upaya yang dilakukan tetap menjadi peluang yang menguntungkan.

 

Dalam catatan silaenseo.com, ada beberapa tips dan langkah efektif yang dapat dijadikan strategi pemasaran properti di tengah pandemi virus corona maupun masa PSBB, diantaranya adalah:

 

1) Menggunakan Media Online

Kondisi saat pandemi ini, hampir semua orang disarankan agar selalu dirumah dan bekerja WFH (Work From Home). Sudah pasti orang akan lebih banyak memiliki waktu untuk mengakses berita-berita untuk mendapatkan informasi terupdate dari media online.

 

Terkait hal itu, properti kamu bisa diiklankan menggunakan portal-portal online yang saat ini banyak diakses orang. Tentunya dengan pembuatan materi teks/artikel, gambar atau video yang menarik agar orang mau berkunjung ke iklan dan selanjutnya tertarik dengan properti yang sedang dipasarkan.

 

2) Media sosial (Medsos)

Saat ini, banyak orang yang melakukan kegiatan di rumah akan tetapi komunikasi dengan orang lain tetap dilakukan agar silaturahmi tidak putus dan tetap terjalin baik. Kondisi seperti ini sudah seharusnya dapat kamu manfaatkan. Dimana produk properti bisa di iklan pada platform media sosial, seperti Facebook, WhatsApp, Instagram, Twitter, LinkedIn, Tik Tok, Youtube dan lain sebagainya.

 

Pemasaran Properti

 

Nah, agar ikan properti dapat lebih maksimal pemasarannya di media sosial, kamu bisa memasukan materi terbaru sehari 3 kali dan atau dengan cara iklan berbayar misal facebook ads, twitter ads atau membayar para influencer instagram).

 

3) Search Engine Optimization / Ads Google

Tak dapat dipungkiri saat ini hampir semua orang jika mencari sesuatu di dunia online akan mengakses Google melalui aktivitas googling. Inilah saatnya produk properti kamu bisa diiklan secara maksimal di Google. Agar iklan tersebut selalu tampil di halaman pertama (one page), maka kamu bisa manfaatkan Search Engine Optimization atau SEO dan Ads Google yang berbayar.

 

Strategi agar iklan di Google bisa maksimal, maka kuncinya adalah pemilihan kata kunci (keyword) yang tepat dan lagi hits saat ini, serta strateginya tidak harus memuat nama produk properti atau brand perusahaan kamu.

 

Seandainya kamu lebih memilih untuk menggunakan SEO ini, maka akan semakin baik bila memiliki website atau blog yang sebelumnya telah diisi oleh konten-konten bermutu. Tujuannya agar pengunjung yang sebelumnya melihat iklan di halaman pertama, bisa mengklik untuk selanjutnya diarahkan mendapatkan informasi tambahan dari website atau blog properti tersebut.

 

Menarik dibaca: Strategi Ahli Digital Marketing untuk Menguasai SEO

 

4) SMS / WA blast

Saat ini di Indonesia ada ratusan juta orang telah menggunakan alat komunikasi berupa handphone atau smartphone canggih lainnya. Produk properti bisa diiklankan dengan cara mengirimkan SMS ataupun WA yang akan diterima langsung oleh target customer yang kamu tuju.

 

Agar iklan bisa bekerja maksimal dan tepat sasaran, maka kamu harus memilih profil calon pembeli sesuai dengan kriteria produk properti yang akan di iklankan.

 

5) Televisi / TV

Dengan banyaknya orang saat ini melakukan kegiatan dirumah, tentunya akan punya banyak waktu mengakses berita atau memilih hiburan di Televisi. Channel media ini juga bisa kamu pilih untuk mengiklankan produk properti agar lebih luas menjangkau pemirsa. Keunggulan dari iklan di televisi, kamu bisa menampilkan produk properti dengan visual yang bagus sehingga bisa lebih meyakinkan para calon pembeli dan jangkauannya sangat luas hingga ke pelosok tanah air.

 

6) Menghindari Melakukan Kegiatan Pameran

Memang benar, salah satu sumber terbesar penjualan properti adalah dari kegiatan pameran, yang mana bisa menghasilkan penjualan lebih dari 50 persen. Tapi, saat kondisi yang tak memungkinkan, dimana semua orang disarankan untuk tidak bepergian dan menghindari terjadinya kerumunan. Lagian banyak fakta bahwa mall dan supermarket yang dibatasi kegiatan operasinya. Bahkan sampai ada mall yang ditutup, maka keputusan dan atau kebijakan untuk meniadakan kegiatan pameran sementara waktu adalah tepat. Tapi, bila ada anggaran pameran yang sudah direncanakan sebelumnya, bisa dialokasikan untuk kegiatan iklan pada media lain.

 

7) Pemberian Diskon dan Berbagai Kemudahan Cara Bayar

Kebiasaan orang Indonesia dari berbagai macam kalangan, jika membeli sesuatu produk akan menanyakan apakah ada potongan harga atau diskon. Strategi pemberian diskon ini bisa dilakukan tentunya dengan besaran yang terlebih dulu disesuaikan dengan hitungan harga jual setelah dikurangi biaya-biaya yang ada.

 

Selain pemberian diskon, kemudahan cara bayar di properti juga sangat menentukan penjualan. Cara bayar bisa di siasati lewat penggunaan sistem KPA / KPR bank atau langsung ke developer dengan cara bertahap.

 

Saat ini, pemerintah pusat melalui OJK (Otoritas Jasa Keuangan) telah mengeluarkan himbauan kepada perusahaan perbankan atau pemberi kredit untuk melakukan relaksasi kredit dikarenakan kondisi pandemi saat ini. Di properti bisa kamu lakukan, misalnya dengan menerapkan cicilan bertahap dengan tempo yang agak panjang.

 

8) Pemberian Hadiah Langsung

Orang membeli sesuatu produk dengan harga ratusan juta biasanya selain menanyakan diskon, juga akan menanyakan hadiah. Hal ini bisa kamu lakukan berupa pemberian hadiah yang menarik misalnya paket hadiah sepeda motor untuk merangsang calon pembeli agar bisa memutuskan untuk mengambil produk properti kamu.

 

9) Kekuatan Tim Sales Marketing

Tak dipungkiri, suatu produk apapun termasuk properti sangat mengandalkan tim sales agar dapat meningkatkan omzet. Nah, agar tercipta sales yang cukup militan, maka harus diberikan rangsangan berupa benefit–benefit yang menguntungkan. Selain tetap memberikan pelatihan atau motivasi, pada kondisi saat ini tim sales juga harus diberikan sesuatu yang sangat menarik agar selalu bersemangat bekerja menjual produk properti.

 

Baca juga: Strategi Konten Visual Marketing Untuk Bisnis 2021

 

Salah satunya bisa memberikan komisi yang lebih besar ditengah pandemi virus corona atau pemberlakuan PSBB, paket hadiah ataupun bentuk lainnya. Ingat, tim sales juga perlu diberikan edukasi mengenai protokol kesehatan agar setiap ketemu calon pembeli merasakan kenyamanan baik dari sisi sales sendiri maupun customer.

 

Kondisi apapun itu, produk hunian akan selalu menjadikan kebutuhan dikarenakan manusia hidup selalu memerlukan tempat tinggal. Saat kondisi pandemi virus corona atau PSBB, diharapkan bisnis properti tidak ikut larut terbawa pengaruh yang kurang baik. Oleh karena itu, sangat penting dilakukan terobosan-terobosan baru agar produk kamu selalu tetap menjadikan kebutuhan yang akan terus dicari pada kondisi sesulit apapun itu. Kamu dapat memulainya dengan menjalankan 9 ide strategi dan tips marketing properti diatas. Semoga sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *