Personal Branding dan Citra Diri

Mengapa Personal Branding Begitu Penting Bagi Setiap Orang?

Ada banyak alasan bagi setiap individu bila ditanya mengapa personal branding itu penting bagi dirinya. Apalagi di era digital marketing, mempromosikan kemampuan diri agar diketahui banyak orang semakin mudah dan berbiaya murah. Bahkan banyak orang yang jadi sukses dan mendapat pekerjaan pasca promosi diri di internet.

 

Apa sih personal branding itu? Personal branding atau yang populer disebut dengan pencitraan diri merupakan sebuah proses bagaimana setiap individu menjual dirinya (citra) sendiri kepada orang lain. Dalam proses saat dijalankan, individu yang bersangkutan akan dapat membedakan diri sendiri dengan cara mengidentifikasi dan mengartikulasikan proporsi nilai unik (khas) yang dimiliki dan kemudian memanfaatkannya pada seluruh platform dengan pesan yang konsisten untuk mencapai tujuan tertentu.

 

Dalam perkembangan eksistensi personal branding, secara prinsip juga mencakup bagaimana cara orang dapat memaksimalkan potensi dirinya dan termasuk secara lebih jauh mengetahui nilai-nilai yang ada pada diri, keterampilan, dan memiliki sikap atau perilaku yang baik. Sebab itu, langkah pertama kamu perlu mencatat banyak hal penting dalam memaksimalkan personal branding sebelum dijalankan.

 

Penting diketahui, bahwa personal branding memiliki 2 (dua) komponen yang bekerja secara simultan, yakni komponen utama dan komponen pendukung. Terlebih dahulu, kamu harus tahu dan pahami hal apa saja yang terdapat dalam komponen utama tersebut.

 

Personal Branding dan Citra Diri

 

Dalam komponen utama itu, terdapat nilai (value), keahlian (skills), dan tingkah laku atau sikap (behavior). Nah, ketiganya harus kuat (padu), maka kamu telah memiliki sebuah pondasi dalam membentuk sebuah citra untuk diri agar dapat dilihat dan dinilai orang lain.

 

Sedangkan komponen pendukung, terdiri dari keaslian (originality), keunikan (uniqueness), dan penampilan (looks). Konsep citra diri akan semakin terbentuk saat kamu telah menampilkan keaslian, terlihat memiliki keunikan, dan momen penampilan diri kamu kepada orang lain. Sebab itu, menjadi alasan penting untuk dilakukan pencarian secara menyeluruh mau jadi apa dirimu, tetapi secara keseluruhan harus sejalan dengan persepsi yang akan di tangkap oleh orang lain.

 

Menelisik: Ragam Digital Marketing yang Populer di Indonesia

 

Itulah alasan terkuat, mengapa personal branding sangat penting untuk setiap orang. Pasalnya, setiap individu itu pasti berbeda dan unik karena memiliki rangkaian ‘tahapan’ pada fase di kehidupan masing-masing. Ada faktor keluarga, lingkungan sosial, pengalaman, ekonomi, dan sebagainya.

 

Dalam catatan dan analisa silaenseo.com, ada 3 (tiga) alasan mengapa setiap orang sangat perlu membentuk personal branding baginya. Alasan pertama, karena kamu akan dapat memimpin banyak orang (lead more), alasan kedua dapat terus menang (win more), dan alasan ketiga pasti akan mendapatkan sesuatu yang lebih (earn more) di masa depan.

 

Jadi, sangat penting melakukan personal branding karena kamu akan punya peluang besar dapat menjadi seorang pemimpin dengan memimpin lebih banyak orang. Juga saat akan bersaing, ada kemungkinan besar akan memenangkan kontestasi itu dan hasilnya juga akan mendapat lebih banyak dari yang lainnya.

 

Namun, yang jadi pertanyaan bagaimana cara melakukannya agar pencitraan hasilnya maksimal? Berikut langkah dan tips personal branding dari silaenseo.com.

 

Langkah kesatu, kamu harus punya self-aware atau kesadaran diri yang berlebih dengan diri sendiri. Artinya, kamu penting untuk berpikir akan dikatakan seperti apa dirimu, kemudian apa yang harus di bawa untuk membuktikan kepada banyak orang bahwa siapa dirimu dan apa yang bisa kamu lakukan dan juga tidak ada yang tahu apa yang ada dalam diri mu kecuali kamu sendiri dan kamu tidak bisa menutupi atau memalsukannya.

 

Kemudian langkah kedua adalah harus punya tell your story with your life. Maksudnya, kamu perlu menceritakan diri mu kepada orang lain lewat pengalaman dan kisah hidup yang telah dijalani. Kamu bisa memberi bukti kepada dunia yang berisi topik tentang siapa diri kamu sebenarnya. Jika mereka percaya dengan cerita kisah mu, mereka akan percaya dan langsung akan mempekerjakan, berbisnis atau bahkan menikah dengan kamu.

 

Cara terbaik tentang bagaimana menceritakan kisah hidup mu kepada orang lain agar orang lain mau memperhatikan dan menganggap penting untuk mengetahui cerita kamu tersebut adalah dengan memastikan ada manfaat yang relevan didalamnya dan sangat mudah diingat.

 

Untuk langkah ketiga, kamu perlu memperdalam adanya konsep hubungan harmonis dengan orang lain atau deepen your relationships. Penting diingat, bahwa ternyata dalam sebuah hubungan tidak cukup hanya dengan cara memenuhi kebutuhan mereka saat ini. Akan tetapi, kamu juga harus memiliki kemampuan untuk mengantisipasi kebutuhan mereka di masa depan. Mengapa? Sebab, hal ini menyangkut tentang hubungan jangka panjang untuk mewujudkan keberhasilan citra diri.

 

Seluruh rangkaian diatas, harus didasarkan pada komitmen yang secara kontiniu perlu ditinjau ulang. Misalnya bisa dengan menanyakan kembali kepada teman-teman kamu, apa definisi yang benar-benar tepat buat dirimu. Jika kamu pikir telah berada di jalur yang benar, bisa terus dipertahankan dan kembangkan agar semakin kokoh bersaing pada era yang berbeda. Sebaliknya, bila personal branding di jalur kurang tepat, maka lakukan perubahan strategi dengan cepat agar tidak kehilangan momen terbaik.

 

Tips Membangun Citra Diri Lewat Blog dan Media Sosial

Di era menjamurnya blog dan jumlah pengguna media sosial (medsos) yang besar, menjadi kunci bahwa setiap orang bisa terhubung melalui dunia maya kapan saja dan dimana saja. Di kedua platform digital itu kamu bisa memposting apapun selagi dirasa pantas atau tidak melanggar norma-norma yang berkembang di tengah masyarakat. Jangan sampai postinganmu menimbulkan hujatan, membawamu di bully atau mengalami nasib buruk karena kena pasal UU ITE.

 

Berikut silaenseo.com akan berbagi cara membangun citra dirimu (personal branding) di media sosial dan juga blog.

 

1) Melalui Posting Gambar

Kadangkala banyak orang yang tergoda untuk memposting konten dalam bentuk gambar/foto apa saja yang termuat di blog, channel youtube, laman facebook, twitter atau instagram. Namun, pastikan dan periksa kembali muatan foto atau gambar yang akan kamu unggah. Pastikan apabila gambar yang kamu unggah memiliki nilai positif dan bermanfaat, keunikan (khas) yang lebih dari diri kamu.

 

2) Penggunaan Bahasa yang Baik

Bahasa yang kamu pakai bisa menjadi pancaran diri yang akan dilihat dan dinilai orang lain. Maka, sebaiknya penting memperhatikan penggunaan bahasa yang baik pada konten blog dan postingan di media sosial. Misalnya saja menghindari menggunakan bahasa yang kasar, menghina, rasis, seksis, atau ofensif yang bisa menyinggung perasaan orang lain (blogger atau netizen), meski maksud dan tujuan kamu tidak demikian.

 

Baca juga: Belajar Pemasaran Online Bersama SilaenSeo

 

3) Memiliki Muatan Privat

Secara tak sadar, banyak tindakan yang dilakukan warganet melakukan pemeriksaan latar belakangmu di blog dan laman media sosial. Nah, bila kamu keberatan untuk mencampurkan berbagai urusan dengan pribadi, kamu bisa memanfaatkan fitur privat. Namun, bila kamu tidak memposting suatu hal yang negatif di dalam konten, maka kamu tidak perlu takut agar konten tersebut dapat di lihat umum.

 

Secara umum, bila kamu mengaktifkan mode privat di blog atau di medsos, maka proses pencitraan (personal branding) akan mengalami perlambatan karena konten diperuntukan bagi kalangan tertentu.

 

4) Menguasai Teknik Pemasaran Diri Menggunakan SEO dan SEM

SEM dan SEO penting kamu kuasai untuk optimalkan strategi pemasaran diri kamu melalui blog dan media sosial. Proses personal branding yang berkolaborasi dengan digital marketing telah dianggap sangat efektif untuk dieksplorasi. Ada banyak inovasi di dalamnya, termasuk istilah SEO dan SEM.

 

Baca juga: Manfaat Blog Pribadi Untuk Internet Marketing

 

Search Engine Optimization (SEO) merupakan sebuah strategi yang dapat disusun pemasar pencitraan yang tujuannya adalah menaikkan website atau blog hingga dapat berada di laman pertama dari search engine results page (SERP). Pemanfaatan kata kunci (keyword) dalam setiap konten yang dibuat adalah kunci sukses dari teknik pemasaran diri menggunakan SEO.

 

Tapi, penting dipahami bahwa optimalisasi SEO membutuhkan waktu yang cukup lama, namun hasilnya dapat dirasakan dengan jelas untuk meningkatkan popularitas diri kamu di dunia maya. Strategi SEO untuk personal branding yang berjalan dengan baik akan secara langsung meningkatkan traffic atau kunjungan dari visitor yang menggunakan keyword. Artinya, indikator keberhasilan SEO adalah kedudukan web atau blog di halaman utama dari SERP.

 

Sedangkan pemasaran personal branding menggunakan Search Engine Marketing (SEM) sangat krusial dan mulai ramai digunakan. Mengapa? Karena, fokus utama dari SEM adalah pemasaran citra diri yang memiliki misi untuk menawarkan produk secara langsung kepada visitor di mesin pencari.

 

Penting dipahami, SEO merupakan langkah yang bisa kamu lakukan secara gratis karena berkutat pada konten tulisan saja. Sedangkan, SEM membutuhkan biaya untuk diaplikasikan. Pasalnya, SEM merupakan trik pemasaran digital dengan membayar kepada perusahaan yang mengelola mesin pencari atau e-commerce sehingga mendapatkan ruang untuk memasang iklan. Metode pembayaran SEM biasanya dilakukan dengan cara PPC (pay per click).

 

Selain masalah tujuan dan biaya, hasil pengaplikasian iklan personal branding dari SEO cenderung lebih tahan lama di banding SEM, namun iklan hasil SEM akan memberikan dampak yang lebih cepat karena frekuensi dari pengguna search engine yang luar biasa banyaknya.

 

Pengadopsian SEM dan SEO yang sesuai dengan kebutuhan personal branding akan memberikan bantuan yang besar untuk perkembangan pencitraan diri dalam persaingan era digital yang semakin ketat menggunakan blog dan media sosial (medsos).

 

Karena itulah, setiap pemimpin, publik figur, akademisi, politikus, blogger maupun eksekutif perusahaan perlu menyadari potensi yang besar dalam pemanfaatan SEM dan SEO untuk aktivitas personal branding yang berkelanjutan. Hal tersebut membuat mengapa personal branding itu penting bagi setiap individu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *