Pemasaran Kuliner Online di Instagram

Pemasaran Bisnis Kuliner Online Melalui Instagram

Bisnis kuliner online di era digital banyak memanfaatkan media instagram sebagai media pemasaran mengalami perkembangan pesat. Dimana salah satu tips dan strategi nya, mengharuskan adanya fotografi kuliner yang bagus dan berkualitas sebagai content marketing untuk menarik dan mempengaruhi calon pembeli.

 

Sebagaimana diketahui, content marketing merupakan ujung tombak untuk menggaet banyak calon pelanggan dari pemasaran yang berbasis pada digital marketing, apalagi untuk online marketing. Instagram merupakan salah satu platform media sosial (medsos) yang sangat populer digunakan oleh generasi milenial. Instagram sudah jadi satu model dan metode pemasaran digital (populer disebut juga internet/online marketing) yang sangat sering digunakan oleh restoran atau usaha-usaha kuliner untuk menunjukkan (mempromosikan atau memasarkan) berbagai contoh produk yang mereka punya kepada konsumen.

 

Teknik adanya hashtag (tagar) dan geotags (tag lokasi) di instagram, sangat bermanfaat bagi konsumen untuk semakin memudahkan dalam hal melihat produk yang dihidangkan, review dari konsumen lain terhadap produk tersebut, dan mungkin seluruh menu-menu spesial yang ditawarkan restoran atau usaha kuliner, maupun discount pada rentang waktu tertentu.

 

Pemasaran Kuliner Online di Instagram

 

Tentu saja, memasarkan produk kamu melalui medsos instagram tidaklah mudah dan butuh kiat-kiat tertentu. Dalam catatan saya (silaenseo.com), ada beberapa tips yang harus dilakukan dalam pemasaran bisnis kuliner di instagram agar hasilnya lebih maksimal, yaitu:

 

1) Posting foto menarik setiap hari

Selaku pegiat dunia pemasaran kuliner online, kamu harus memastikan posting foto misalnya pada saat peak hours di share pada saat jam makan siang. Pasalnya, bisa saja ada konsumen yang sedang bingung mencari tempat makan siang, lalu tertarik untuk singgah dan membeli makan di cafe atau restoran karena tergiur setelah melihat postingan yang kamu buat.

 

Baca juga: 7 Jenis Digital Marketing Untuk Bisnis Kuliner

 

Tapi penting diingat, agar strateginya tidak hampa maka jangan terlalu sering juga postingnya, serta hindari postingan yang itu itu saja. Membanjiri follower dengan banyak postingan dalam satu hari juga tidak bijak, dan dapat membuat follower kamu jadi bosan, serta dapat dimaknai sebagai spam post. Sebaiknya, posting 1-2 foto saja dalam sehari, dan hal itu sudah cukup untuk menarik follower membeli sajian menu makanan dan minuman yang ditawarkan.

 

2) Sajikan foto yang berkualitas dan asli

Pastikan untuk selalu memberikan foto dengan kualitas yang oke dan fotografi hasil produksi kamu sendiri. Konsistensi dalam kualitas dan penggunaan filter pada foto sangatlah penting, karena itu bisa membuat follower semakin betah dan tertarik.

 

Selain itu, kamu dapat menarik banyak follower baru jika feed instagram dikemas sedap dipandang mata. Hindari pengambilan foto atau gambar dari google maupun milik restoran lagi untuk menghindari claim. Dengan menggunakan produk fotografi sendiri juga akan menambah kredibilitas dihadapan konsumen maupun pesaing dan kolega bisnis.

 

Menelisik: Perluas Pemasaran Kuliner Dengan Bergabung ke Merchant Ojol

 

3) Mengikuti tren visual yang sedang populer

Luangkan waktu sejenak untuk mengamati tren foto instagram yang sedang digemari oleh orang banyak. Mulai dari gaya minimalist, flatlays, candy minimal, dan lain sebagainya. Pastikan tren visual yang akan kamu ikuti telah sesuai dengan visi dan misi atau image brand restoran kamu, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

 

Untuk urusan teknis food photography, saya (silaenseo.com) pribadi merekomendasikan flatlays, yaitu trik memotret makanan dan minuman yang kamu sajikan yang terlihat dari sisi atas. Teknik pemotretan seperti ini bisa menampilkan sajian menu makanan dan minuman yang kamu tawarkan secara menyeluruh dan menggugah selera.

 

4) Ceritakan sebuah kisah dengan foto kamu

Saat ini, banyak orang yang tertarik untuk mengetahui apa yang terjadi di dapur restoran kamu. Misalnya teknik chef memasak atau cara pengolahan bahan makanan. Untuk itu, penting memberikan kesempatan bagi konsumen untuk mengintip sisi dapur restoran saat proses pembuatan atau ‘berkenalan’ dengan staf-staf atau karyawan kamu.

 

Baca juga: Ide Kreatif Mempromosikan Coffee Shop Agar Ramai Pengunjung

 

5) Melibatkan konsumen

Merepost postingan konsumen kamu menggunakan hashtag yang berhubungan dengan brand atau memention brand kamu merupakan cara terbaik untuk berkomunikasi dengan konsumen dan berbagi pengalaman saat mengkonsumsi produk dari restoran kamu. Ingat, adanya review online dan atau testimoni pelanggan akan membuat bisnis kuliner online akan semakin baik dan mempercepat terjadi proses branding.

 

Dengan adanya keterlibatan konsumen ini, setidaknya kamu mendapat tenaga pemasar tambahan yang bermanfaat untuk menambah jumlah pelanggan melalui follower-nya.

 

6) Menggunakan hashtag

Agar promosi kuliner di instagram semakin maksimal, buatlah hashtag yang memorable dan identik dengan ciri khas produk kamu. Dengan begitu, orang-orang akan lebih mudah jika ingin mencari produk restoran maupun review konsumen lain yang telah mencobanya. Kalaupun kamu belum memiliki hashtag sendiri, gunakan saja hashtag yang umum digunakan untuk foto-foto kuliner, seperti: #food, #foodporn, #foodie, #instafood, #foodstagram, #yummy #instagood, #foodblogger, #foodlover, #healthyfood, #dinner #foodgasm #foodies, #cooking, #lunch, #restaurant.

 

Baca juga: Cara Agar Kedai Kopi Tetap Survive

 

Demikian pembahasan tentang pemasaran bisnis kuliner online melalui media sosial instagram, semoga bermanfaat untuk mengembangkan usaha restoran menjadi lebih sukses dan ramai pembeli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *