Marketing Property Masa Pandemi

Strategi Marketing Property Saat Pandemi

Kondisi pandemi Covid19 membutuhkan siasat jitu dan strategi marketing baru dari pangembang bisnis property dalam mencapai target penjualan produknya. Meski akibat virus Covid-19 di Indonesia telah menimbulkan kesulitan tersendiri bagi pengusaha dan agen atau broker untuk melakukan aktivitas bisnis.

 

Suka tak suka, hal terpenting yang harus segera dilakukan adalah menemukan cara khusus agar bisa beradaptasi dengan kondisi yang kurang menguntungkan ini. Salah satunya dengan berinovasi dalam bekerja agar sukses memberikan nilai kepada masyarakat dan konsumen properti.

 

Inovasi dalam bekerja harus dilakukan, mengingat terjadi peningkatan jumlah orang yang bekerja dari rumah (WFH). Nah, dengan adanya peningkatan WFH maka aktivitas berselancar di dunia maya semakin sering dilakukan. Tentu, hal ini telah memberikan peluang besar bagi pelaku bisnis properti untuk menjangkau calon konsumen potensial ini dengan menggunakan alat pemasaran kekinian, berupa digital marketing property.

 

Dalam catatan saya (silaenseo.com), ada beberapa cara yang harus dicermati para pengembang, agen dan broker property agar bisa berhasil atau setidaknya bertahan pada bisnis ini.

 

Marketing Property Masa Pandemi

 

1) Cermat memastikan keamanan bagi konsumen

Maksudnya, perusahaan developer, agen atau broker harus memberikan jaminan atas adanya nilai keamanan untuk konsumen. Aspek ini merupakan hal penting dalam memasarkan produk properti di tengah pandemi corona. Apalagi di tengah penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti yang diberlakukan DKI Jakarta.

 

Telisik juga: 9 Strategi Pemasaran Properti Saat Pandemi dan PSBB

 

Untuk itu, hal yang bijak bagi pengembang, broker dan agennya untuk segera dilakukan adalah menyebarkan informasi secara aktif tentang kegiatan perusahaan yang dilakukan untuk mendukung pencegahan penyebaran virus corona di lokasi proyek pembangunan, kantor marketing ataupun show unit.

 

Contoh konkrit adalah melakukan pemeriksaan suhu tubuh ketika ingin masuk ke kantor marketing, distribusi masker, penyemprotan cairan desinfektan, dan penggunaan alat pelindung diri (APD) lainnya. Informasi-informasi terkait hal itu bisa pengembang sebar melalui media sosial (medsos), website perusahaan atau blog pribadi milik para property agency yang selama ini dijadikan sebagai blog internet marketing.

 

Bila diamati dari perkembangan yang ada melalui media sosial, langkah strategis ini sudah dilakukan oleh sejumlah pengembang besar di Indonesia yang di share ke medsos.

 

2) Berkontribusi nyata untuk masyarakat

Nilai lain yang bisa dilakukan pengembang di masa pandemi adalah berkontribusi secara langsung untuk masyarakat. Caranya dengan melakukan aktivitas corporate social responsibility (CSR) yang lebih maksimal untuk melawan virus corona. Cara lain bisa juga melakukan charity program, seperti membuat program amal 10% dari pembayaran angsuran tunai yang akan digunakan untuk membeli alat pelindung diri (APD) atau menyerahkannya ke rumah sakit milik pemerintah.

 

Baca juga: Perubahan Pola Pemasaran di Masa Pandemi

 

Aktivitas ini juga sudah nyata dilakukan oleh beberapa pengembang properti, seperti Waskita Realty yang membangun wastafel portabel di kawasan Tangerang Selatan (TangSel).

 

3) Memiliki inovasi cara kerja pengembang

Hal ini terkait upaya nyata untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, dimana sebelumnya pemerintah telah mengeluarkan kebijakan akan melakukan physical distancing. Ada kebijakan tersebut tentu saja telah membatasi aktivitas masyarakat dan siapa saja termasuk kegiatan jual beli atau sewa properti.

 

Melihat kondisi itu, sebaiknya pengembang sekarang dapat memikirkan ulang proses dan strategi pemasaran dengan cara menawarkan produk tanpa harus bertemu langsung dengan calon pembeli. Misalnya dengan cara melakukan presentasi virtual melalui aplikasi instagram live dan atau facebook.

 

Baca juga: Jual Properti Jadi Mudah Dengan Digital Marketing

 

Semoga strategi marketing property diatas dapat membantu para perusahaan developer, agen maupun broker agency untuk semakin sukses menjual properti ke banyak konsumen dengan tetap mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona. Salam sukses.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *