Strategi Pemasaran Ruko Saat Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 membuat developer rumah toko dan agensi ruko harus kerja ekstra menemukan strategi pemasaran properti khususnya penjualan ruko agar laku terjual.

 

Memang, penerapan protokol kesehatan (prokes) untuk menghindari terjangkitnya Virus Corona, seperti jaga jarak dan senantiasa menghindari kerumunan merupakan faktor yang dapat meminimalisir kebebasan seorang marketer untuk menjalankan seluruh metode promosi dan atau penjualan ruko.

 

Menurut catatan saya (silaenseo.com), setidaknya ada 3 (tiga) tips yang wajib diperhatikan oleh para pangembang properti dalam memasarkan produk rumah toko dalam kondisi pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia. Harus diakui, bahwa Virus Corona telah memberikan kesulitan tersendiri bagi pengembang untuk melakukan aktivitas seputar bisnis properti.

 

Mau tak mau, developer dan para broker harus melakukan adaptasi berkelanjutan dengan kondisi patuh atas penerapan protokol kesehatan. Salah satunya bisa dengan memberikan nilai kepada masyarakat dan konsumen, dan itu memaksa pebisnis properti untuk semakin progresif dan kerap berinovasi dalam bekerja, meski di bawah ancaman pandemi.

 

Baca juga: Jual Properti Jadi Mudah Dengan Digital Marketing

 

Penerapan strategi itu, didasarkan pada faktor meningkatnya jumlah orang-orang yang bekerja dari rumah (work from home). Indikator WFH terlihat nyata dari adanya peningkatan aktivitas berselancar di dunia maya (online).

 

Kondisi masyarakat yang menjalankan aktivitas WFH ini memberikan peluang bagi pelaku bisnis properti, broker dan marketer untuk menjangkau konsumen potensial ini dengan menggunakan strategi pemasaran digital dan online marketing.

 

Meski terlihat mudah, ada beberapa hal yang tetap harus diperhatikan para pengembang properti ruko di Indonesia. Pertama, memastikan adanya jaminan keamanan konsumen. Untuk itu, sangat penting memberikan nilai keamanan yang menyeluruh bagi konsumen saat memasarkan produk properti, apalagi di tengah wabah Virus Corona seperti saat ini.

 

Strategi ampuh dan jitu yang bisa diterapkan pengembang adalah secara aktif menyebarkan beragam informasi tentang kegiatan yang dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona, baik di lokasi proyek, kantor marketing ataupun show unit. Contohnya: a) melakukan pemeriksaan suhu bagi siapa saja ketika ingin masuk ke kantor marketing; b) strategi distribusi masker; c) melakukan penyemprotan cairan desinfektan; dan strategi lainnya. Pengembang dapat menyebarkan informasi-informasi tersebut melalui website atau blog, sosial media, seperti instagram, twitter, dan facebook.

 

Strategi yang disebutkan diatas, sudah banyak dilakukan oleh pengembang properti di Indonesia. Sehingga, ketika kamu membersihkan gedung kantor pemasaran jangan lupa untuk selanjutnya mempublikasikan aktivitas tersebut di media sosial agar di ketahui masyarakat.

 

Baca juga: Strategi Marketing Property Saat Pandemi

 

Strategi kedua, bisa dengan cara berkontribusi secara langsung untuk masyarakat dalam wujud melakukan aktivitas corporate social responsibility (CSR) untuk melawan virus corona. Atau bisa juga dilakukan dengan menjalankan charity program, seperti membuat program amal 5% dari pembayaran angsuran tunai yang akan digunakan untuk membeli alat pelindung diri (APD), membangun wastafel portabel di kawasan komplek pertokoan.

 

Strategi ketiga, bisa dengan menciptakan satu inovasi cara kerja pengembang untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Ingat, bahwa pemerintah telah menyerukan kepada siapa saja untuk menerapkan physical distancing. Adanya kebijakan ini, tentu saja telah membatasi aktivitas masyarakat termasuk kegiatan jual-beli ruko.

 

Baca juga: 10 Cara Menjual Rumah Dengan Trik Internet Marketing

 

Melihat kondisi ini, sebaiknya pengembang dan para broker segera dapat memikirkan kembali proses pemasaran properti dengan cara menawarkan produk ruko tanpa harus bertemu langsung dengan calon pembeli. Salah satu contohnya bisa dengan cara melakukan presentasi virtual menggunakan jaringan internet, seperti memanfaatkan website atau blog. Atau bisa juga melalui penggunaan aplikasi, facebook live, instagram live dan channel youtube.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *