Tips Membuka Usaha Tata Rias Pengantin

Bisnis Usaha Tata Rias Pengantin

Bisnis rias pengantin menjadi salah satu peluang bagus yang bisa digeluti oleh pengusaha salon. Mengapa? Pasalnya banyak pasangan calon pengantin selalu menginginkan tata riasan dan dekorasi tempat acara pernikahan/perkawinan yang cantik dan indah. Disamping itu, bisnis ini juga semakin hari semakin baik dan mampu memberikan keuntungan yang cukup menggiurkan bagi pelaku usaha jasa merias pengantin ini.

 

Dari waktu ke waktu, metode dan tata cara riasan wajah dan dekorasi menjadi hal yang sangat penting bagi pengantin. Hal ini wajar mengingat bahwa momen ini terjadi hanya sekali seumur hidup, sehingga segala sesuatunya harus maksimal dan jangan sampai terjadi kesalahan dalam memilih salon yang menawarkan jasa rias pengantin.

 

Bisnis Usaha Tata Rias Pengantin

 

Nah, jika anda memiliki hobi dan senang merias wajah, maka pilihan yang sangat tepat dan cocok untuk membuka dan menjalankan bisnis tata rias pasangan pengantin maupun hiasan pelaminannya.

 

Lalu, pertanyaannya apa saja tindakan dan tips yang harus dipunyai untuk memulai usaha ini? Berikut penjelasannya.

 

Tahap Persiapan Awal

Untuk memulai bisnis yang berhubungan dengan dunia salon ini, maka anda harus mempersiapkan beberapa hal dibawah ini, yakni:

 

1) Memiliki Keterampilan Mumpuni

Keterampilan adalah sebagai modal dasar yang harus dimiliki untuk memulai bisnis tata rias pengantin maupun membuka make up bagi pengantin. Nah, untuk menguasai keterampilan merias ini maka terlebih dahulu anda harus menyukai dulu bidang profesi ini. Kemudian baru bisa anda melangkah dengan cara mengikuti kursus rias wajah pada salon tertentu, atau bisa juga dengan magang pada perias senior yang anda anggap sangat profesional, bagus dan sangat terkenal di daerah anda.

 

Memang untuk bisa menguasai keterampilan ini, prosesnya cukup panjang dan memakan waktu dimana anda memerlukan waktu 1 – 2 tahun supaya bisa menjadi ahli dan menguasai segala teknik yang terkait dengan dunia salon dan rias pengantin. Nah, agar bisa mempercepat proses belajar ini maka anda harus sering mempraktekkan keahlian ini kepada model atau relawan yang bersedia untuk di rias.

 

2) Punya Modal

Setiap usaha apalagi yang baru saja dirintis, sangat wajar memerlukan adanya penyertaan modal bisnis. Modal usaha yang anda butuhkan untuk membuka bisnis tata rias pengantin ini kira – kira di kisaran 10 juta s/d 30 juta rupiah sebagai modal awal.

 

Modal diatas nantinya akan dipergunakan untuk:

*) membeli make up;

*) membeli alat rias;

*) membeli koleksi pakaian pengantin dan segala peralatannya;

*) membeli dekorasi (alternatifnya bisa sewa atau menjalin kerjasama dengan teman);

*) mobil, sepeda motor atau kendaraan lain sebagai alat angkut (bisa sewa atau bekerjasama dengan teman);

*) rak atau lemari khusus penyimpanan;

*) gaji karyawan (bisa share bagi hasil dengan rekan anda);

*) biaya untuk promosi (memperkenalkan secara ‘brand’ baik offline maupun online);

 

Nah, jika usaha sudah berjalan dan menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan, maka hasilnya dapat anda investasikan untuk melengkapi perlengkapan lain berupa dekorasi atau menyediakan beberapa koleksi baju pengantin (kebaya ataupun jas).

 

3) Intensif Melakukan Marketing/Pemasaran

Sebagai salah satu usaha yang baru saja dirintis, tentu membutuhkan sebuah tips atau strategi untuk mempromosikan bisnis anda kedepannya, baik menggunakan medium offline maupun media online.

 

Bagaimana caranya? Pertama kali bisa anda lakukan promosi lewat saudara, teman, tetangga anda supaya mereka bersedia untuk melihat ‘demo’ atau menjadi model anda. Dengan begitu, mereka mengetahui keterampilan anda dan lihat langsung hasil rias yang anda lakukan. Beranjak dari sinilah maka orang-orang akan mulai mengenal keahlian tata rias pengantian anda maupun bisnis salon anda. Lambat laun, bila dari hasil kerja tersebut, maka orang akan mempercayai kemampuan anda dan pasti akan bersedia merekomendasikan kepada yang lain. Ya promosi ‘mulut ke mulut’.

 

Selain itu, anda juga dapat memasang papan nama usaha anda di depan rumah atau tempat anda membuka usaha tata rias pengantin. Atau bisa juga dengan mencetak kartu nama, kemudian membagikan nya ke teman, tetangga, kerabat dan kepada orang-orang yang sudah menjadi konsumen/pelanggan anda. Tujuannya supaya mereka mau membantu untuk melakukan promosi berantai ke yang lain.

 

Terkait adanya perkembangan jaman dan kemajuan teknologi informatika, maka saat ini terjadi pergeseran tentang teknik pemasaran. Dimana pada penghujung tahun 2018 ini, rata-rata pengusaha dan pebisnis mulai melihat penggunaan ‘internet marketing’ untuk mempromosikan berbagai produk (barang dan jasa) agar di ketahui oleh calon konsumen dari seluruh penjuru dunia.

 

Tak terkecuali para pengusaha yang berkecimpung di dunia tata rias pengantin mulai memasarkan jasa dan kemampuan mereka melalui dunia maya (internet). Bila tidak percaya, silahkan melakukan penelitian di internet tentang eksistensi bisnis ini. Pasti di halaman google akan ditemukan berbagai sepak terjang para pelaku bisnis/usaha salon online yang menawarkan jasanya. Salon dimaksud tidak hanya menawarkan jasa potong dan gunti rambut melainkan juga jasa panggil untuk tata rias pengantin dan dekorasi tempat pelaminan.

 

Artinya saat ini ‘jaman millennial’ terdapat cara lain untuk promosi, yakni: lewat medium online, seperti: twitter, facebook, whatsapp, blackberry (BBM), line, blog, instagram, atau bahkan mengoperasikan sebuah website. Untuk itu bagi sobat silaenseo.com sangat disarankan untuk menggunakan cara promosi dengan pemasaran online, karena telah terbukti nyata sangat membantu anda untuk menjangkau wilayah yang lebih luas dalam rangka mendapatkan pelanggan dan membentuk ‘brand’.

 

4) Minimalisir Hambatan

Tips keempat bagi anda yang berencana membuka bisnis tata rias pengantin ini adalah terkait dengan eksistensinya sebagai bisnis musiman. Artinya sebagai perwujudan dari usaha musim pernikahan saja, sehingga tidak bisa dijadikan bisnis utama yang konsumennya selalu ada setiap waktu.

 

Selaku pengusaha anda harus memahami atas konsekuensi dari bisnis rias pengantin ini, pasalnya dalam satu tahun anda hanya dapat menjalankan bisnis ini selama beberapa bulan saja (kurang lebih 4 bulanan). Sedangkan sisa waktu 8 bulan lagi tidak dapat dijalankan alias pasar lagi sepi.

 

Oleh karena itu, anda harus jeli memanfaatkan waktu senggang tersebut secara lebih kreatif lagi, misalnya dengan membuka jasa sewa pakaian (sewa kebaya), jasa salon merias wajah untuk acara hari kartini, wisuda, hari ibu, karnaval, hari guru, atau acara lainnya diluar pernikahan. Nah, dengan begitu bisnis anda tetap berjalan dan terus produktif, sehingga dapat meminimalisir kerugian karena hambatan usaha ini sudah dapat terasi dengan bijak.

 

Demikian artikel yang membahas tentang tips membuka usaha tata rias pengantin tentu semuanya harus dilakukan dengan niat yang tulus dan pantang menyerah, terkhususnya dalam hal mempersiapkan sesegera mungkin untuk menjalankan bisnis dan secepat mungkin merasakan hasilnya dan mencapai kesuksesan.

 

Semoga artikel ini dapat membantu dan bermanfaat bagi sobat silaenseo.com yang berencana menekuni bisnis merias pengantian. Bila artikel ini bermanfaat, mohon kesediaannya untuk meng-share agar semakin banyak orang tahu dan berniat menekuni usaha ini. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *